news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Ilustrasi Faktor Ekonomi Jadi Pemicu Ini Daftar Provinsi dengan Kriminalitas Tertinggi di Indonesia 2026, Narkoba Masih Mengancam.
Sumber :
  • Gambar ilustrasi AI

Faktor Ekonomi Jadi Pemicu? Ini Daftar Provinsi dengan Kriminalitas Tertinggi di Indonesia 2026, Narkoba Masih Mengancam

Kriminalitas di Indonesia masih tinggi pada 2026. Benarkah faktor ekonomi menjadi motif utama kejahatan? Simak daftar provinsi dengan tingkat kriminalitas tertinggi, tren narkoba
Jumat, 19 Juni 2026 - 02:23 WIB
Reporter:
Editor :

tvOnenews.com - Kriminalitas masih menjadi salah satu tantangan terbesar yang dihadapi Indonesia memasuki 2026. 

Di tengah pertumbuhan ekonomi nasional yang relatif stabil, aparat penegak hukum masih berhadapan dengan berbagai bentuk kejahatan, mulai dari pencurian, penipuan, penganiayaan, hingga peredaran narkotika yang melibatkan jaringan internasional.

Fenomena ini menimbulkan pertanyaan yang terus berulang setiap tahun: apakah faktor ekonomi benar-benar menjadi pemicu utama seseorang melakukan tindak kriminal? 

Berbagai penelitian kriminologi menunjukkan bahwa tekanan ekonomi memang dapat meningkatkan risiko seseorang terlibat dalam kejahatan, terutama ketika akses terhadap pekerjaan dan sumber penghasilan terbatas. 

Namun, faktor ekonomi bukan satu-satunya penyebab. Urbanisasi, kepadatan penduduk, lemahnya pengawasan sosial, hingga maraknya peredaran narkoba juga menjadi faktor yang memperumit persoalan.

Pengalaman sejumlah negara maju menunjukkan bahwa hubungan antara ekonomi dan kriminalitas tidak selalu linier. 

Di Amerika Serikat misalnya, sejumlah kota dengan tingkat pendapatan tinggi tetap menghadapi kejahatan narkotika dan pencucian uang dalam skala besar. 

Sementara di Jepang dan Singapura, kombinasi penegakan hukum yang kuat, sistem pengawasan modern, serta pendidikan sosial berhasil menekan tingkat kejahatan meskipun menghadapi tantangan ekonomi global. 

Artinya, pemberantasan kriminalitas membutuhkan pendekatan yang jauh lebih komprehensif dibanding sekadar memperbaiki kondisi ekonomi masyarakat.

Di Indonesia, data terbaru menunjukkan bahwa kasus kriminal masih terkonsentrasi di wilayah-wilayah dengan aktivitas ekonomi dan mobilitas penduduk yang tinggi. 

Pada saat yang sama, kejahatan narkotika terus menjadi ancaman serius karena melibatkan jaringan lintas daerah hingga internasional.

Badan Pusat Statistik (BPS) dalam publikasi Statistik Kriminal 2024/2025 mencatat jumlah kejahatan nasional mencapai 561.993 kasus sepanjang 2024. 

Meski turun dibanding tahun sebelumnya, angka tersebut tetap menunjukkan tingginya tantangan keamanan yang dihadapi Indonesia. BPS juga mencatat tingkat kejahatan nasional berada di angka 204 kasus per 100.000 penduduk.

Provinsi dengan Angka Kriminalitas Tertinggi

Berdasarkan data administrasi kepolisian yang dirilis BPS, wilayah hukum Polda Metro Jaya masih menempati posisi pertama dengan jumlah kejahatan tertinggi, yakni 77.261 kasus.

Posisi berikutnya ditempati Sumatera Utara dengan 60.724 kasus, disusul Jawa Timur sebanyak 60.102 kasus. Jawa Tengah berada di peringkat keempat dengan 41.460 kasus, sementara Sulawesi Selatan mencatat 39.443 kasus. 

Berita Terkait

1
2 3 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

01:25
01:35
01:53
00:59
01:26
03:04

Viral