- Kolase tvOnenews / YouTube ADIEZ GILANG - Sarwendah Official
Tahu Sarwendah Adukan Nafkah dan Pengasuhan ke KPAI, Begini Kata Kuasa Hukum Ruben Onsu
tvOnenews.com - Sarwendah resmi mendatangi Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) untuk mengadukan mantan suaminya, Ruben Onsu, terkait persoalan nafkah dan pengasuhan kedua putri mereka, Thalia dan Thania. Merespons langkah tersebut, kuasa hukum Ruben Onsu, Minola Sebayang, angkat bicara dengan nada santai dan kepala dingin.
Langkah hukum Sarwendah ini diambil pada Kamis, 25 Juni 2026, dengan didampingi kuasa hukumnya, Chris Sam Siwu. Kedatangan Sarwendah ke KPAI menjadi perhatian publik karena menandai babak baru dari perseteruan antara kedua mantan pasangan tersebut pascaperceraian mereka.
Sarwendah dan kuasa hukumnya menegaskan bahwa seluruh aduan yang disampaikan ke KPAI semata-mata demi kepentingan anak, bukan untuk kepentingan pribadi klien. Fokus utama aduan meliputi persoalan nafkah anak yang terhenti serta kejelasan pola pengasuhan Thalia dan Thania pasca perceraian.
Kuasa hukum Sarwendah, Chris Sam Siwu, menjelaskan secara rinci materi laporan yang dibawa pihaknya ke KPAI. Menurutnya, laporan tersebut mencakup berbagai hal yang telah dirasakan kliennya sejak awal pernikahan hingga saat ini.
"Ya, yang kami laporkan terkait dengan pengasuhan dan nafkah. Ya, apa materinya, semua yang selain kami rasakan dari awal pernikahan sampai dengan saat ini," ujar Chris Sam Siwu dalam tayangan CumiCumi.
Chris Sam Siwu menegaskan bahwa semua yang diadukan pihaknya ke KPAI murni bertujuan untuk melindungi hak dan kesejahteraan anak. Ia menekankan bahwa rasa aman dan nyaman anak menjadi prioritas utama dalam setiap langkah hukum yang diambil.
"Yang kami adukan semua tujuannya demi kepentingan anak, bukan demi kepentingan klien kami, terkait nafkah anak, terkait hak anak juga. Anak juga merasa aman, rasa nyaman, lalu juga terkait dengan nafkah. Jadi itu yang kita sampaikan," kata Chris Sam Siwu.
Kedatangan Sarwendah ke KPAI pun mendapat respons positif dari lembaga tersebut. Pihak KPAI menerima laporan dan bukti-bukti yang diserahkan, serta berjanji akan menganalisis seluruh materi aduan yang masuk sebelum mengambil langkah lebih lanjut.
"Alhamdulillah, diterima oleh komisioner KPAI, sudah diskusi banyak. Kami sudah menyerahkan bukti-bukti juga kepada mereka, mungkin akan dianalisis, dan kami berharap masalah ini bisa selesai dengan baik-baik demi kepentingan anak," ucap Chris Sam Siwu.
Di sisi lain, kubu Ruben Onsu tidak tinggal diam menanggapi langkah Sarwendah tersebut. Melalui kuasa hukumnya, Minola Sebayang, pihak Ruben Onsu merespons dengan tenang dan menyebut bahwa apa yang dilakukan Sarwendah adalah hak hukum yang sah sebagai warga negara.
"Kalau misalnya dia mau mengadukan nafkah anak-anak, sah-sah saja ya," ujar Minola Sebayang menanggapi langkah Sarwendah mendatangi KPAI.
Minola Sebayang kemudian mengingatkan publik untuk tidak melihat persoalan ini hanya dari satu sisi saja. Ia menekankan bahwa dalam hukum, setiap akibat yang terjadi selalu memiliki sebab yang melatarbelakanginya dan itulah yang harus dipahami terlebih dahulu oleh semua pihak.
"Karena kan seperti yang sering saya sampaikan bahwa kita jangan melihat suatu persoalan itu di ujungnya saja. Hukum itu sebab akibat ya, sebab akibat," tegas Minola Sebayang.
Minola Sebayang juga mempersilakan Sarwendah untuk mempersoalkan penghentian nafkah yang terjadi dalam beberapa bulan terakhir. Namun ia menegaskan bahwa kondisi tersebut bukan muncul begitu saja, melainkan dipicu oleh situasi tertentu yang mendahuluinya.
"Nah, jadi kalau memang misalnya kemudian dia ingin bicara tentang tidak diberikannya nafkah beberapa bulan ini, ya, enggak ada masalah. Karena kan seperti yang saya katakan, hukum itu akibat," kata Minola Sebayang.
Minola Sebayang juga mengingatkan bahwa Ruben Onsu selama ini telah memenuhi kewajibannya memberikan nafkah dalam jumlah yang tidak sedikit kepada anak-anaknya. Penundaan nafkah yang terjadi belakangan ini, menurutnya, bukan tanpa alasan dan pasti memiliki sebab yang jelas.
"Selama ini diberikan, kan, selama ini diberikan, bertahun-tahun diberikan, nilainya juga tidak kecil, sampai kemudian sekarang tidak diberikan lagi, ditunda pemberiannya, kan pasti ada sebabnya," pungkas Minola Sebayang.
Perseteruan antara Sarwendah dan Ruben Onsu pasca perceraian ini terus menarik perhatian publik. Di tengah adu argumen kedua belah pihak, satu hal yang pasti adalah kepentingan dan kesejahteraan Thalia serta Thania tetap menjadi fokus utama yang harus dijaga oleh semua pihak yang terlibat.
(anf)