- Kolase tvOnenews.com / YouTube CYRHAT BANG Denny Sumargo / tvOneNews
Keluarga Ungkap Kondisi Terbaru Yuvita, Masih Bertanya-tanya Mengapa Taufik Hidayat Tega Menyiksa Korban
Ia menjelaskan bahwa kondisi kaki Yuvita masih membutuhkan alat bantu agar proses pemulihan tulang dan sendi dapat berjalan dengan baik.
"Jadi sekarang itu masih dibantu alat buat ngangkat tulang sendi ke atas biar enggak bolong ke bawah kayak gitu," lanjut Afif.
Melani juga membenarkan bahwa rekonstruksi menjadi salah satu agenda yang akan dilakukan penyidik. Menurutnya, keluarga masih menunggu kepastian jadwal dari pihak kepolisian.
"Kaki juga sampai ada rekonstruksi ke kaki. Belum ada keterangan kapan-kapannya. Belum ada, tapi rencananya ada dalam waktu dekat," ujar Melani.
Di sisi lain, keluarga turut menyoroti video yang memperlihatkan Taufik Hidayat mendatangi Kantor Dinas Gubernur Jawa Barat sebelum akhirnya ditangkap. Afif menduga langkah tersebut dilakukan pelaku untuk mencari pembelaan atas perbuatannya.
"Kalau itu sih dari segi kita keluarga, mungkin dia pengin dapat pembelaan, memutarbalikkan fakta, nyari pembelaan dari POV-nya dia, keterangan dari dia," tutur Afif.
Bagi keluarga, penderitaan yang dialami Yuvita tidak hanya meninggalkan luka fisik, tetapi juga menghancurkan masa depan korban yang sebelumnya dinilai memiliki banyak harapan. Mereka pun berharap proses hukum dapat berjalan hingga pelaku mempertanggungjawabkan seluruh perbuatannya.
"Kami dari pihak keluarga tentu saja merasa apa yang dilakukan pelaku ke adik saya sudah enggak manusiawi," tegas Afif.
"Adik yang saya bangga-banggain, masa depannya lagi cerah-cerahnya. Sekarang sudah hancur semuanya. Fisiknya dihancurkan, mentalnya dihancurkan, dan masa depannya juga dihancurkan sama dia," lanjut Afif.
Melani mengaku hingga kini masih belum mampu memahami alasan di balik dugaan penyiksaan yang dialami Yuvita. Baginya, sekalipun tindakan pelaku telah berhenti, penderitaan yang harus dijalani korban akan berlangsung sangat lama.
"Jadi seperti apa? Meskipun penyiksaannya sudah selesai, tapi penderitaannya selamanya," ucap Melani.
"Sampai sekarang saya masih mempertanyakan. Saya belum dapat jawabannya sampai sekarang kenapa dia seperti itu. Si pelaku maksudnya, kenapa tega seperti itu ke adik saya," pungkas Melani.
(anf)