- Instagram/@ataliapr
Imbas Tuai Kontroversi, Lagu Lalaki Langit Bupati Purwakarta Disomasi Lembaga Non Pemerintah di Jabar
Purwakarta, tvOnenews.com - Lembaga non pemerintah di Jawa Barat, Jabar Bantuan Hukum melayangkan somasi kepada Bupati Purwakarta, Saepul Bahri Binzein alias Om Zein. Perhatian ini tak lepas dari karya lagu berbahasa Sunda berjudul "Lalaki Langit, Lalanang Bejad".
Lagu Lalaki Langit merupakan karya yang diciptakan oleh Bupati Purwakarta. Makna dari lagu tersebut memicu kontroversi hingga gelombang kritik yang semakin meluas di ruang publik.
Lagu tersebut bahkan menuai kecaman hingga somasi terbuka termasuk dari Jabar Bantuan Hukum yang ditandatangani oleh ketuanya, Riyan Bintana Hasan & Sekretaris Jabar Bantuan Hukum, Richand Prasalela.
"Kami secara resmi telah melayangkan somasi kepada Bupati Purwakarta, Saepul Bahri Binzein," ujar Ketua Jabar Bantuan Hukum, Riyan Bintana Hasan dalam keterangan tertulisnya, Rabu (1/7/2026).
Alasan Somasi Bupati Purwakarta
- TikTok/@omzein_bupatiaing
Riyan menyampaikan alasan pihaknya melayangkan somasi. Hal ini berkaitan lantaran lagu tersebut dinilai mengandung unsur stereotip terhadap gender perempuan.
Tak hanya itu, lagu Lalaki Langit milik Om Zein juga dianggap mengandung unsur merendahkan martabat perempuan. Karya tersebut rentan memicu pandangan liar seolah laki-laki masuk kategori superioritas.
"Lagu yang dinilai mengandung lirik yang merendahkan harga diri perempuan dan berpotensi menimbulkan stigma negatif terhadap kaum perempuan," terangnya.
Dari somasi tersebut, kata dia, menjadi langkah sekaligus kecaman terhadap Om Zein. Pihaknya menginginkan Bupati Purwakarta tersebut tidak hanya mengklarifikasi dan meminta maaf, tetapi juga mengevaluasi karyanya.
Menurutnya, karya tersebut tidak pantas dijadikan bahan stereotip. Ironisnya, objeknya dianggap menyasar pada perbandingan martabat perempuan dan laki-laki.
"Perempuan bukan objek untuk direndahkan, dijadikan stereotip, ataupun dijadikan bahan yang berpotensi menormalisasi penghinaan terhadap martabatnya," tegasnya.
Ia berharap dari kejadian ini menjadi bahan refleksi bersama khususnya bagi pejabat publik. Seluruh pihak diharapkan dapat berhati-hati dan bijak dalam menggunakan ruang publik.
"Karena setiap ucapan dan karya memiliki dampak sosial yang luas," lanjutnya.
Karya tersebut pertama kali diunggah melalui TikTok pribadi Om Zein pada 18 Januari 2026. Sebelum viral, lagu Lalaki Langit telah dilihat sebanyak sekitar puluhan ribu pengguna media sosial.