news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Video viral santri dan keluarga, korban pembakaran oleh senior di pesantren, Lombok Tengah, NTB dicegat berangkat memenuhi undangan podcast Denny Sumargo.
Sumber :
  • Kolase Instagram/@kahar_uddinabbas & Tangkapan layar YouTube Curhat Bang Denny Sumargo

Videonya Viral, Kenapa Santri Korban Pembakaran yang Hendak ke Podcast Denny Sumargo Dicegat Polisi di Bandara?

Presenter Denny Sumargo (Densu) mengungkap alasan pihak keluarga santri korban kasus pembakaran oleh senior di pesantren di Lombok Tengah, NTB dihalau polisi.
Kamis, 9 Juli 2026 - 06:03 WIB
Reporter:
Editor :

Di tengah proses pemulihan, keluarga harus membawa korban kontrol rutin sebanyak dua kali setiap pekan. Ditambah, sebagian biaya tidak masuk dalam tanggungan BPJS Kesehatan.

Kondisi ini membuat penanganan hingga perawatan secara intensif terhadap Deven dan Al di RS Bhayangkara ditanggung oleh berbagai pihak, termasuk Polda NTB.

Kondisi Deven dan Al juga masih dalam proses hukum yang tengah ditangani oleh pihak kepolisian. Hal ini membuat mereka batal berangkat ke Jakarta untuk memenuhi undangan podcast Denny Sumargo.

"Itu yang menjadi alasan kenapa mereka tadi pada saat mau berangkat ke Jakarta, mereka di-stop dan kemudian mereka dibawa oleh pihak terkait," tegasnya.

Sebelumnya, Denny Sumargo menyayangkan kegagalan korban dan keluarga untuk berangkat ke Jakarta. Padahal mereka telah dibelikan tiket demi menyuarakan insiden tragis di lingkungan pesantren.

Denny mempertanyakan motif pencegatan di bandara. Ia hanya berharap seluruh proses penanganan dan pengusutan kasus tersebut terbuka secara jelas.

"Sampai tidak jadi berangkat. Apa yang sebenarnya terjadi? Masyarakat itu bukan ingin menyalahkan. Justru karena mereka melihat korban yang sudah kehilangan begitu banyak tapi masih kesulitan untuk menyampaikan suaranya," heran Densu.

"Kalau memang tidak ada yang salah dalam prosesnya, oke. Keterbukaan itu adalah jawaban terbaik. Sebaliknya, jika pertanyaan-pertanyaan ini terus dibiarkan tanpa penjelasan, enggak bisa juga disalahkan masyarakat apabila muncul berbagai asumsi. Tolong bantu kawal," sambungnya.

Kasus menimpa tiga santri diduga dibakar senior terjadi di pesantren terletak di Lombok Tengah. Peristiwa ini berawal dari November dan insidennya terjadi pada 13 Desember 2025.

Dari versi keluarga korban, kronologi kasus dugaan pembakaran berawal dari seorang santri yang masih duduk di bangku kelas 1 SMP. Ia menceritakan mulanya dirinya kerap mendapatkan aksi perundungan atau bullying oleh kakak kelas.

Tindakan bullying membuat korban mengadu kepada pimpinan ponpes. Upaya itu langsung didengar sehingga terduga pelaku mengancam korban akan dibakar.

Dari versi kronologi lainnya, peristiwa ini terjadi saat lima santri ingin membuat ketapel di dalam sebuah ruangan terkunci rapat.

Berita Terkait

1
2
3 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

01:07
02:12
05:39
01:56
01:15
05:45

Viral