- Kolase Antara/Arif Ariadi & ChatGPT
Mengenal Sejarah Panasonic Gobel, Perusahaan Elektronik Terbesar di Indonesia yang Dipimpin Rachmat Gobel
Jakarta, tvOnenews.com - Kepergian anggota Komisi VI DPR RI, Rachmat Gobel membuat publik penasaran sepak terjangnya. Sebab, ia dikenal sebagai sosok penerus Gobel Group sebagai perusahaan elektronik terbesar di Indonesia.
Rachmat Gobel meninggal dunia di RS Brawijaya Tebet, Jakarta Selatan, Jumat, 10 Juli 2026, dini hari WIB. Dari pernyataan Staf Khususnya, ia belum lama ini masih menjalani aktivitas baik di DPR RI maupun partai.
Rachmat Gobel disemayamkan di rumahnya di Jakarta Selatan. Nantinya, jenazahnya akan dimakamkan di Gorontalo.
"Kami memohon doa dari Bapak/Ibu/Saudara agar Allah SWT mengampuni segala dosa dan khilaf beliau, menerima seluruh amal ibadahnya, melapangkan alam kuburnya, serta menempatkannya di tempat terbaik di sisi-Nya," tulis keluarga besar Rachmat Gobel dikutip tvOnenews.com dari Instagram @rachmatgobel_rg, Jumat (10/7/2026).
Sebagaimana diketahui, Rachmat Gobel tidak hanya dikenal sebagai sosok politikus yang memiliki jabatan mentereng di pemerintahan. Ia juga merupakan pengusaha sekaligus Chairman Panasonic Gobel.
Identitas Rachmat Gobel menjadi pengusaha sekaligus pimpinan Panasonic Gobel Indonesia membuat publik ingin mengetahui sejarah dan perusahaan elektronik ternama di Indonesia tersebut.
Sejarah Panasonic & Gobel Group
- Istimewa
Pada 2020, Rachmat Gobel pernah bercerita tentang membangun elektronik bersama mitranya dari Jepang, Panasonic Corp. Mantan Wakil Ketua DPR RI itu tidak bisa berkata lagi kolaborasi tersebut telah memasuki lebih dari 60 tahun.
Rachmat mengatakan, sejarah Gobel terbentuk setelah didirikan oleh ayahnya, Drs H Thayeb Mohammad Gobel. Adapun identitas sang ayah dikenal sebagai pioner atau pelopor industri elektronik di Indonesia.
Merujuk dari laman resmi Gobel dan Panasonic, alasan Thayeb mendirikan Gobel didasari dengan komitmennya. Pelopor industri elektronik tersebut menunjukkan semangat Nasionalisme untuk mempersiapkan perangkat komunikasi di Indonesia.
Mendiang Thayeb pun memulai perjalanannya pada 1954. Kala itu ia mendirikan PT Transistor Radio Manufacturing di Cawang, Jakarta. Adapun produk yang digencarkan adalah merek "Tjawang".
Di tahun 1957, Thayeb mendapat beasiswa Colomba Plan. Kala itu ia melanjutkan studi ke Jepang. Di momen inilah, ayah dari tujuh anak tersebut bertemu dengan Mr. Konosuke Matsushita, pendiri dari Masushita Electric Indrustrial Co. Ltd.
Pada 1960, PT Transistor Radio Manufacturing didirikan Thayeb mengadakan perjanjian kerja sama teknis dengan Matsushita Electric Industrial Co Ltd yang kini bernama Panasonic Corp.
Bisnis Gobel semakin berkembang saat Asian Games IV diadakan di Jakarta pada 1962. Perusahaan ini mendadak menerima pesanan agar memproduksi 10.000 unit televisi. Sontak, momen ini memudahkan masyarakat Indonesia menikmati tuan rumah Asian Games IV.
Gobel resmi menjadi mitra usaha patungan (joint venture) dengan Matsushita sejak 1970. Mulai dari tahun 1994, PT Gobel International berdiri diperuntukkan sebagaientitas mengkonsolidasikan kegiatan bisnis dan menjadi perusahaan induk dari Gobel Group.
Hingga tahun 2004, nama National berubah menjadi Panasonic hingga bernama PT Panasonic Gobel Indonesia. Di momen ini, Rachmat Gobel telah menjabat sebagai Komisaris Utama dan terakhir kali sebagai pimpinan perusahaan industri elektronik terkemuka di Indonesia tersebut.
Hasil bisnis dari Gobel Group meliputi berbagai Elektronik, Kimia, Transportasi & Logistik, Makanan, Properti, dan Periklanan. Adapun produk elektronik dari karya Panasonic Gobel berkembang sampai saat ini, di antaranya AC, pompa air, mesin cuci, kulkas, TV, audio, kipas angin, serta berbagai produk solusi untuk segmen B2B/B2G Panasonic di Indonesia.
(hap)