- Instagram/@mondyy_tatto28
Rekam Jejak Mondy Tatto, Selebgram yang Dulu Viral Ingin Hijrah Kini Tersangka Pembunuhan Sesama Anak Punk di Cikarang
Kabupaten Bekasi, tvOnenews.com - Sosok Mondy Tatto kembali menggerkan publik. Kali ini bukan seputar kisah hijrahnya, melainkan terseret kasus pembunuhan sesama anak punk.
Mondy Tatto dikabarkan telah menjadi tersangka atas kasus pembunuhan anak punk inisial FA di Kampung Lanai, Desa Kalijaya, Kecamatan Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi pada Sabtu (27/6/2026).
Kabar Mondy Tatto menjadi tersangka kasus pembunuhan sesama anak punk diungkap oleh kuasa hukum keluarga korban Faisal, Galih Munandar.
"Alhamdulillah, proses hukum terus berjalan hingga akhirnya dilakukan penetapan tersangka. Tidak hanya dalam dugaan tindak pidana pembunuhan, tetapi juga dugaan tindak pidana pengeroyokan," ujar Galih, Rabu (22/7/2026).
Kemunculan kabar ini membuat publik ingin mengetahui rekam jejak Mondy Tatto. Sebab, anak punk tersebut sempat viral karena beberapa hal, mulai dari ingin hijrah, kontroversi hingga mengaku menjadi korban pelecehan.
Rekam Jejak Mondy Tatto
- Instagram/@mondyy_tatto28
Mondy Tatto bernama asli Dita Restu Amanda. Ia lahir di Jakarta pada 15 Juni 2001. Ia saat ini menginjak usia 25 tahun. Ia merupakan selebgram dikenal sebagai seorang vespunk wanita.
Menariknya, Mondy mempunyai rajutan tato ekstrem di sekujur tubuhnya. Bahkan, tattonya juga menutupi wajah hingga bola matanya.
Tatto di matanya bukan dibuat olehnya, melainkan temannya. Menariknya, tato tersebut dibuat berasal dari seorang yang bukan seniman tatto profesional.
Tatto tergambar di matanya membuat Mondy mengaku pernah mengalami gangguan penglihatan. Hal itu terjadi selama kurang lebih satu minggu.
Gambar tatto di sekujur tubuhnya mencirikan Mondy sebagai seorang perempuan punk yang hidup awalnya sangat jauh dari kehidupan biasa.
Tidak jauh dari anak punk pada umumnya. Mondy Tatto sangat akrab dengan jalanan sebagai rumahnya. Ia bahkan sering berpindah-pindah tempat tinggal termasuk di kontrakan apabila ada kesempatan.
Mondy dikabarkan pernah gagal dalam mempertahankan rumah tangganya. Hingga kini, ia mempunyai seorang anak laki-laki telah berusia tujuh tahun.
Di tengah kerasnya kehidupan sebagai anak punk, Mondy sempat menggegerkan publik. Ia viral karena menyatakan dirinya ingin berhijrah hingga menghapus sejumlah tatto di sekujur tubuhnya.
Kehidupannya berubah secara drastis lantaran bertemu dengan ustaz terkenal asal Malaysia yang datang ke Jakarta bernama Ustaz Ebit Lew. Baginya, pendakwah tersebut sebagai sosok kunci menuntun jalan hijrah agar semakin mendalami ajaran agama Islam.
Selain itu, Mondy Tatto juga mendapat dukungan dari Ustaz Derry Sulaiman. Kala itu ia yang masih berusia 21 tahun tengah berada di Malaysia dan bertemu dengan Ustaz Ebit Lew.
Mondy memperdalam ilmu agama Islam. Hal ini sebagai upayanya mengukir kehidupan semakin lebih baik untuk menjadi seorang Muslimah.
Melalui unggahan Instagram pribadinya pada 8 Juni 2023, Ustaz Ebit berbagi kisah awal mula bertemu dengan Mondy. Ia melihat perempuan punk bertatto tersebut tidur di pinggir jalan.
Ustaz Ebit juga terkejut mendengar kisah Mondy sebagai orang tua tunggal di usia masih 21 tahun. Hal ini menjadi cikal bakal Mondy hijrah hingga namanya populer.
"Rezeki bertemu Mondy, ibu tunggal 21 tahun di Jakarta yang menyara anak kecil berumur 4 tahun. Wajahnya penuh tatoo termasuk dalam matanya penuh tato. Cantik dan baik adik ni. Kehidupan anak punk jalanan. Dari kecil hidup susah dan di jalanan. Masa kami mula sampai mondy asyik menangis terharu. Dia baru keluar dari rumah sewa tak mampu bayar tidur dijalanan," tulis Ustaz Ebit Lew.
Tak lama setelah cerita ini viral, Mondy kembali mengguncang publik. Ia membuat tuduhan negatif terhadap Ustaz Ebit Lew. Ia mengaku telah menjadi korban pelecehan oleh sang pendakwah.
Mondy menyebut Ustaz Ebit Lew berusaha menyentuh, mengelus hingga memuji dengan dalih bahwa tatto di wajahnya sangat cantik.
"Aku langsung berpikir dalam hati, 'Dia pandai agama, sedangkan aku bukan mahramnya. Kok dia bisa seperti itu?' Aku takut," ujar Mondy.
"Aku jauh-jauh dari Indonesia ke Malaysia ingin belajar agama, ingin pandai. Kenapa dia melakukan seperti itu. Kan gila, di luar batas," sambungnya.
Alih-alih banyak dukungan, warganet justru membela Ustaz Ebit Lew. Bahkan, sang pendakwah membuat laporan ke pihak kepolisian Malaysia akibat telah difitnah oleh Mondy.
Ustaz Ebit bahkan mengajukan gugatan atas pencemaran nama baik ke Mahkamah Shah Alam. Gugatan itu mengacu pada Caprice dan Mondy Tatto.
Setelah lama tak muncul, Mondy kembali membuat kontroversi. Kali ini bukan kisah hijrahnya, melainkan kisah hubungan asmara cinta segitiga yang berujung maut.
Dalam video yang beredar pada akhir Juni 2026, Mondy disebut ditangkap oleh pihak kepolisian. Penangkapan tersebut mulanya bukan menjadi pelaku utama, melainkan saksi kunci di lokasi kejadian.
Penangkapan tersebut tak lepas dari insiden menewaskan anak punk inisial FA (29) di Desa Kalijaya, Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi pada Sabtu (27/6/2026) dini hari.
Mondy dikabarkan mempunyai hubungan asmara dengan pelaku penusukan. Di sisi lain, ia juga mempunyai kedekatan khusus dengan korban.
Darmin alias Donal pelaku utama dalam kasus ini tidak tinggal diam. Tindakan nekatnya membuat FA tewas akibat mengalami lima tusukan.
Ketua RT setempat, Boy Sandi sempat membenarkan adanya perselisihan tersebut. Pemicunya diduga akibat memperebutkan Mondy Tatto sejak sehari sebelum kejadian.
"Kayaknya sama-sama pengamen. Mungkin ada masalah sedikit. Sepertinya ada motif asmara, barangkali ada rasa cemburu," ungkap Boy.
Terkini, Mondy menjadi tersangka. Keluarga korban berterima kasih terhadap jajaran pihak kepolisian yang sudah mengusut perkara tersebut.
(hap)