- tvOnenews/Julio Trisaputra
Viral Pria Diduga Lakukan Pelecehan di Depan Penumpang Perempuan di TransJakarta, Nasibnya Berakhir Apes
Jakarta, tvOnenews.com - Pelaku pelecehan seksual masih menjadi perhatian publik karena selalu berulang di transportasi umum (transum). Terkini, seorang pria diduga melakukan pelecehan seksual terhadap penumpang bus TransJakarta (TransJ) viral di media sosial.
Dilihat tvOnenews.com dari video viral diunggah oleh akun @lb_jakarta, Kamis (23/7/2026), seorang penumpang perempuan terlihat menjadi korban pelecehan seksual di dalam bus TransJakarta koridor 13 rute Puri Beta, Kota Tangerang, Banten.
Korban terlihat sangat ketakutan dan menangis akibat tindakan pria tersebut. Sebab, pelaku membuka ritsleting celananya di depan korban.
Gelagat pelaku langsung disadari oleh penumpang lain di sekitar lokasi. Hal ini membuat pria tersebut berakhir diamankan oleh petugas di Halte Transjakarta Seskoal di Jalan Ciledug Raya, Cipulir, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan.
"Peristiwa tersebut teriadi pada Selasa, 21 Juli 2026 malam. Kejadian ini bermula saat pelaku berdiri dekat dengan korban dan diduga sengaja membuka ritsleting celananya," tulis akun tersebut.
Nasib Pelaku Pelecehan Seksual di TransJakarta Berakhir di-Blacklist
- Istimewa
PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) atau TJ bereaksi terkait adanya video viral memperlihatkan insiden dugaan pelecehan seksual di dalam bus rute Puri Beta.
Kepala Departemen Humas dan CSR Transjakarta Ayu Wardhani membenarkan adanya kejadian tersebut. Ia memastikan terduga pelaku langsung diturunkan hingga diserahkan kepada pihak berwenang.
Ayu mewakili manajemen menyesalkan adanya peristiwa itu. Baginya, TJ tetap mengutamakan keselamatan hingga kenyamanan pengguna jasa TransJakarta.
"Keamanan dan kenyamanan pelanggan adalah prioritas utama Transjakarta. Menanggapi insiden dugaan pelecehan seksual yang terjadi, kami menyesalkan dan mengonfirmasi kejadian tersebut," ujar Ayu di Jakarta, Rabu (22/7/2026).
Ia mengapresiasi petugas di lapangan. Petugasnya langsung bersiap bertindak sigap mendapatkan laporan adanya penumpang melakukan tindakan asusila dengan membuka ritsleting di depan penumpang perempuan.
Petugas di halte tersebut langsung mengamankan terduga pelaku. Tak hanya itu, pihaknya juga turut mengamankan korban di lokasi kejadian.
Menariknya, dalam video viral, petugas pria menunjukkan sikap tegasnya. Sementara, petugas perempuan memeluk korban di halte TJ tersebut.
Selepas itu, pihak TransJakarta langsung melakukan koordinasi dengan pihak kepolisian. Tujuannya untuk menindaklanjuti penanganan dan proses hukumnya.
Di sisi lain, manajemen TransJakarta, kata Ayu, pihaknya langsung memberikan sanksi tegas. TJ melakukan pemblokiran atau blacklist terhadap terduga pelaku.
Aturan ini sebagai langkah tegas agar terduga pelaku tidak bisa lagi menggunakan layanan TransJakarta. Hal ini guna menciptakan keamanan ke depannya.
Tambah Ayu, TransJakarta juga melakukan pengoptimalan. Dari kejadian ini, seluruh personel akan dibekali kesiapsiagaan yang lebih dalam agar menunjukkan bahwa layanan transportasi publik sebagai ruang aman untuk seluruh warga negara Indonesia (WNI).
"Kami juga mengajak seluruh pelanggan. Setidaknya kita saling menjaga pelanggan lain hingga melaporkan kejadian seperti ini kepada call center maupun petugas di lapangan jika mengalami ketidaknyamanan saat menggunakan layanan TransJakarta," tukasnya.
(hap)