- tvOnenews.com/Wildan Mustofa
Bikin Nyesek, Viral Rekaman Sebelum Ibu Muda dan 2 Anaknya di Sintang Akhiri Hidup Diduga Imbas Masalah Rumah Tangga
Sintang, tvOnenews.com - Seorang ibu muda berinisial SR dan kedua anaknya viral di media sosial. Warga Desa Bancoh, Kecamatan Sungai Tebelian, Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat itu ditemukan meninggal dunia secara tragis.
TRIGGER WARNING BUNUH DIRI: Informasi berikut ini tidak ditujukan untuk menginspirasi siapa pun untuk melakukan tindakan serupa. Bila Anda merasakan gejala depresi dengan kecenderungan berupa pemikiran untuk bunuh diri, segera konsultasikan persoalan Anda ke pihak-pihak profesional seperti psikolog, psikiater, ataupun klinik kesehatan mental.
Ibu muda dan dua anak tersebut ditemukan meninggal dunia pada Minggu (19/7/2026). Peristiwa ini langsung ramai diperbincangkan lantaran rekaman diduga sebelum mereka tewas viral di media sosial.
Dilansir tvOnenews.com dari unggahan Instagram @yantovharay_12, Kamis (23/7/2026), sebuah rekaman suara percakapan antara ibu muda dan anaknya mencuri perhatian publik. Di tengah proses penyelidikan, rekaman itu muncul yang diduga berasal dari diunggah korban melalui status WhatsApp sebelum tewas.
Sambil menangis, SR mulanya menyapa anak pertamanya. Ia sebagai seorang ibu sangat menyesal bahwa dirinya selalu memarahi anaknya.
"Bang, coba tengok Mama. Mama kan sering marahin abang," ucap SR.
- Istimewa
Anak pertamanya justru memberikan reaksi mengejutkan. Ia mengaku sudah terbiasa dimarahi oleh ibunya.
"Tapi abang maunya Mama marah-marah," jawab anak SR.
Dalam rekaman itu, korban beberapa kali melontarkan kesedihannya. Sebab, sang suami diduga ingin mencari istri baru.
Anak korban justru menjawab sangat ingin kedua orang tuanya terus bertahan. Dalam hal ini, ia enggan menginginkan ibu baru.
"Enggak, aku mau Mama lama," kata anak dari ibu muda tersebut.
Percakapan semakin menegangkan bahkan menyedihkan saat korban kembali bertanya kepada anaknya. Pertanyaan ini menyangkut kemungkinan dirinya ingin meninggal dunia.
"Kalau Mama mati gimana lho, Bang?," tanya SR.
Sang anak kembali memberikan jawaban mengejutkan. Ia berkata, "Pokoknya aku mau ikut Mama."
"Abang mau ikut Mama mati? Adik gimana? Adik ikut kita aja ya," katanya.
SR mengaku hatinya sudah tidak kuat lagi menahan rasa sakitnya. Ia melontarkan hal tersebut langsung di depan anaknya.
"Kita mati aja, enggak ada yang sayang kita. Hati Mama sakit lho," ucap ibu muda tersebut.
Sang anak justru menunjukkan usahanya. Ia coba menenangkan ibunya yang sudah pasrah dengan kondisi keluarganya.
"Abang yang mau sayang Mama," kata sang anak.
Tak butuh waktu lama, rekaman tersebut menjadi jejak kuat korban bersama kedua anaknya ditemukan meninggal dunia di rumah mereka. Sontak, rekaman tersebut membuat publik ikut sedih terhadap kondisi ibu muda asal Sintang itu.
Polisi Selidiki Motif Kematian Ibu Muda dan Kedua Anaknya di Sintang
Polisi melalui Polsek Sungai Tebelian melakukan penyelidikan kasus kematian ibu muda dan dua anaknya di Kabupaten Sintang. Dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), insiden ini diduga akibat bunuh diri disertai pembunuhan terhadap kedua anak korban.
Kapolsek Sungai Tebelian, Ipda Aprianus Sabari Tampe menyampaikan bahwa, polisi belum menemukan bukti kuat dari rekaman suara itu terkait dugaan perselingkuhan sebagai motif peristiwa.
Dari hasil penyelidikan sementara, kata Aprianus, kematian dua anak korban diduga akibat dilakukan oleh ibu muda tersebut. Meski pada akhirnya, sang ibu juga memutuskan untuk mengakhiri hidupnya.
Berdasarkan keterangan saksi pihak keluarga, polisi mendapatkan pernyataan bahwa motif tersebut bukan dari dugaan perselingkuhan seperti yang terekam dalam rekaman suara itu.
Aprianus memastikan proses penyelidikan terus berlanjut. Tujuannya untuk mengungkap misteri penyebab lain di balik insiden tragis tersebut.
"Kalau memang ada penyebab atau motif lain, tentu akan kami dalami," tukasnya.
(hap)