- Instagram @amandamanopo
Amanda Manopo Bongkar Dugaan Ritual Mistis Mantan Karyawan, Sebut Rumah Ditaburi Tanah Kuburan
Amanda menambahkan bahwa selama mantan karyawan tersebut bekerja, dirinya tidak menyadari adanya dugaan tindakan tersebut. Namun, situasinya berubah ketika hubungan dengan Kenny Austin mulai terjalin.
"Selama bekerja saya enggak tahu, mungkin saya enggak ngerasa soalnya. Tapi semenjak saya ada punya hubungan sama suami saya, di situ dia sudah mulai terlihat sangat jelas ingin memecahkan hubungan dan akhirnya melakukan perdukunan," tutur Amanda Manopo.
Meski demikian, Amanda menegaskan dirinya tidak percaya dengan praktik mistis tersebut. Ia mengaku lebih terganggu karena tindakan itu turut berdampak pada orang-orang di sekitarnya, termasuk keluarga dan lingkungan tempat tinggalnya.
"Kalau aneh-aneh sih puji Tuhan saya percaya sama Tuhan saya yang besar banget. Jadi saya enggak percaya dengan hal-hal itu. Tapi kan kalau ini juga namanya mengganggu ya, mengganggu orang-orang yang ada di rumah, tetangga-tetangga saya. Itu udah buat saya jadinya malu sendiri lah," ucap Amanda Manopo.
Di balik dugaan ritual mistis tersebut, Amanda juga mengaku mengalami kerugian finansial yang diperkirakan mencapai hampir Rp3 miliar akibat dugaan penggelapan dana perusahaan. Kasus itu kini tengah dipersiapkan untuk dilaporkan secara resmi setelah seluruh bukti, termasuk rekening koran dan keterangan para saksi, dinyatakan lengkap oleh tim kuasa hukumnya.
Kuasa hukum Amanda Manopo, Sandy Arifin, mengungkapkan pihaknya telah berkoordinasi dengan penyidik dan kini hanya tinggal melengkapi beberapa dokumen pendukung sebelum laporan resmi diajukan.
"Kami sudah konsultasi dengan penyidik. Memang ada beberapa berkas yang harus kita lengkapi terkait rekapitulasi rekening koran. Tapi untuk data-data yang tadi kita sampaikan sudah kita sampaikan, hanya kekurangan tadi. Mungkin setelah kita tadi diskusi sama Kak Manda, kita akan membuat laporan resmi itu di minggu depan hari Selasa sekaligus juga melengkapi rekapitulasi dan juga rekening koran dari klien kami," ujar Sandy Arifin.
Sandy mengatakan, selain bukti transaksi keuangan, tim hukum juga sedang menyiapkan sejumlah saksi yang mengetahui dugaan penggelapan dana perusahaan.
"Terus juga mungkin saksi-saksi akan kita lengkapi juga. Ada beberapa orang yang memang rekeningnya digunakan terkait dengan indikasi diduga adanya penggelapan uang dari perusahaan itu digunakan dengan salah satu pegawai yang ada di tempatnya Kak Manda bekerja," jelas Sandy Arifin.