- YouTube CURHAT BANG Denny Sumargo
Tak Mau Terus Disalahkan, Sarwendah Bongkar Fakta Baru soal Rumah di Cilandak: Aku Juga Keluar Uang
Tak hanya dirinya, Sarwendah juga mengungkapkan sang ayah ikut membantu pendanaan ketika pembangunan mengalami hambatan.
Menurutnya, bantuan tersebut merupakan bentuk dukungan orang tua agar rumah yang sedang dibangun tidak berhenti di tengah jalan.
"Papi aku ada pakai duit dia sendiri juga."
"Nalangin dong, karena ya namanya rumah anak, pasti dia nalangin gitu, biar lanjut lah (pembangunannya)."
Pengakuan ini menambah dimensi baru dalam polemik mengenai sumber pendanaan rumah tersebut.
Sebelum pernyataan Sarwendah muncul, kuasa hukum Ruben Onsu, Minola Sebayang, lebih dulu menjelaskan bahwa kliennya telah mengeluarkan dana dalam jumlah sangat besar demi mewujudkan rumah impian keluarga.
Menurut Minola, Ruben bahkan mengajukan pinjaman bank sekitar Rp10,5 miliar.
Selain pinjaman tersebut, Ruben juga disebut mengeluarkan dana pribadi lebih dari Rp11,1 miliar untuk biaya renovasi rumah.
"Ruben membayar biaya renovasi itu kepada kontraktornya, dilakukan pembayaran secara bertahap," ujar Minola.
Ia menjelaskan pembayaran kepada kontraktor dilakukan secara bertahap, bahkan beberapa kali dengan nilai transfer sekitar Rp250 juta dalam setiap transaksi.
Total dana renovasi yang disebut pihak Ruben mencapai sekitar Rp11.115.325.000.
Polemik rumah Cilandak muncul di tengah bergulirnya sejumlah persoalan hukum antara Ruben Onsu dan Sarwendah, termasuk gugatan hak asuh anak yang sedang diproses di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.
Dalam perkara perdata seperti sengketa aset, bukti dokumenter berupa rekening koran, bukti transfer, kuitansi pembayaran, hingga kontrak pekerjaan memiliki peran penting untuk menunjukkan siapa yang mengeluarkan dana serta bagaimana aliran pembayaran berlangsung.
Karena itu, pengakuan kedua belah pihak masih perlu dibuktikan melalui dokumen dan proses hukum yang sedang berjalan.
Hingga kini belum ada putusan pengadilan yang menetapkan pihak mana yang paling berhak atas kontribusi pembangunan rumah tersebut.
Oleh sebab itu, seluruh klaim yang disampaikan masing-masing pihak masih menjadi bagian dari proses pembuktian.
Dengan munculnya pengakuan terbaru dari Sarwendah mengenai keterlibatan dirinya dan sang ayah dalam pendanaan rumah Cilandak, perhatian publik diperkirakan akan semakin tertuju pada bukti-bukti transaksi yang nantinya diajukan selama proses hukum berlangsung.