news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Ruben Onsu.
Sumber :
  • YouTube Deddy Corbuzier

Blak-blakan Ruben Onsu soal Polemik dengan Sarwendah, Curhat ke Deddy Corbuzier: Gua Trauma, Biasa Gak Didengar Orang

Ruben Onsu blak-blakan kepada Deddy Corbuzier soal polemik dengan Sarwendah. Ia mengaku trauma, terbiasa tak didengar, dan memilih curhat kepada Allah.
Selasa, 4 Agustus 2026 - 20:09 WIB
Reporter:
Editor :

tvOnenews.com Ruben Onsu akhirnya blak-blakan soal polemik dengan Sarwendah saat menjadi bintang tamu di podcast Deddy Corbuzier. Di tengah konflik hak asuh anak yang masih bergulir, Ruben mengaku memendam banyak trauma dan merasa sudah terbiasa tidak didengar orang lain.

Hubungan Ruben Onsu dan Sarwendah kembali menjadi sorotan setelah perseteruan mengenai hak asuh anak, nafkah, hingga saling membuka persoalan masa lalu. Di tengah polemik tersebut, Deddy Corbuzier mengundang Ruben dalam podcast yang tayang pada 4 Agustus 2026 untuk membahas kondisi mental dan perjalanan hidupnya.

Dalam perbincangan itu, Ruben Onsu mengaku lebih memilih memendam setiap persoalan daripada membebani orang lain. Kepada Deddy Corbuzier, ia mengungkapkan bahwa kebiasaan tersebut terbentuk sejak kecil karena merasa tidak pernah benar-benar didengarkan oleh orang-orang di sekitarnya.

Saat ditanya Deddy mengenai perasaannya menghadapi berbagai persoalan yang datang bertubi-tubi, termasuk konflik dengan Sarwendah, Ruben mengaku hanya bisa menjalani semuanya tanpa banyak berbicara kepada orang lain.

"Enggak bisa ngomong apa-apa. Jadi, gua cuma bisa jalanin aja karena gua sudah terbiasa enggak didengar orang, kan. Benar, gua sudah terbiasa enggak didengar orang. Jadi, gua mau cerita pun gua punya rasa trauma sendiri," ujar Ruben Onsu.

Mendengar pengakuan tersebut, Deddy Corbuzier mencoba menggali lebih dalam mengenai alasan Ruben merasa tidak pernah didengarkan sejak lama.

"Definisinya lu biasa enggak didengerin orang tuh gimana?" tanya Deddy Corbuzier.

Ruben kemudian menceritakan bahwa sejak kecil ia merasa lebih sering menjadi pendengar dibanding didengarkan. Pengalaman itu membuatnya terbiasa memendam semua persoalan seorang diri.

"Iya, dari dulu, dari gua kecil, terus dari gua berlingkungan gitu, orang ke kita itu kan maunya kita yang mendengarkan dia. Jadi ya gua enggak pernah didengerin. Pendem aja sendiri sampai gue ngelewatin dengan ketawa sendiri aja gitu dan itu sudah jadi terbiasa buat gue," jawab Ruben Onsu.

Deddy pun menanyakan apakah kebiasaan tersebut tidak meninggalkan luka batin. Ruben mengakui pengalaman-pengalaman kecil yang dialaminya sejak dulu justru membentuk cara pandangnya terhadap orang lain.

"Itu pasti. Apalagi gini, zaman dulu tuh gue pernah yang namanya kalau kita lagi ada orang makan depan kita, dia bisa makan sendiri enggak nawarin. Maksudnya gini, gua kalau seandainya gua tawarin, gua kepengin tuh itu dikit. Ternyata benar enggak ditawarin, dia makan sampai habis," kenang Ruben.

Pengalaman tersebut justru membuat Ruben berusaha memperlakukan orang lain dengan cara yang berbeda. Kini, ia mengaku selalu membeli makanan lebih banyak agar tidak ada orang di sekitarnya yang hanya bisa melihat tanpa ikut menikmati.

"Jadi sekarang yang gua lakukan adalah balasnya itu adalah gue enggak akan pernah bawa makanan ke satu tempat kalau ada yang enggak makan. Jadi gua misalnya pergi ke satu tempat, gua mau beli makanan, berarti gua mesti beli banyak. Gua enggak mau ada lagi orang yang ngelihatin itu makanan, akhirnya jadi kayak gue," ungkapnya.

Di tengah berbagai persoalan yang dihadapi, Deddy kemudian bertanya kepada Ruben mengenai tempatnya meluapkan emosi ketika dihujat, difitnah, atau menghadapi masalah berat.

Ruben mengaku kini memilih mendekatkan diri kepada Tuhan daripada mencurahkan isi hati kepada teman-temannya.

"Sekarang ini gua salat aja. Gua ambil wudu. Salat. Tenang. Karena memang kayaknya Allah mau gue saat ini begini dan insyaallah seterusnya," kata Ruben.

Menurut Ruben, curhat kepada Allah memberinya ketenangan yang tidak ia temukan saat berbicara kepada orang lain.

"Dan ini yang gua lakukan adalah ketika ada terjadi sesuatu, gua enggak lari ke teman. Teman-teman jadi omongan, ke siapa pun jadinya omongan, jadinya aib. Tapi kalau ke Allah, dia tutup rapat sama Allah. Dikasih lagi solusinya. Kalau sama teman, boro-boro disyukurin, cuma dibilang 'semangat bro'. Gua enek banget sama kata-kata itu," ujarnya.

Ruben juga mengungkapkan bahwa ia memiliki kebiasaan beribadah dan berdoa dalam waktu yang cukup lama, terutama sejak perceraiannya.

"Nah, itu jadi akhirnya gua salat aja. Saat itu gua meminta dan biasanya gua memang kalau dari tahajud ke subuh tuh gua enggak tidur. Gua curhat penuh, cerita semuanya. Bahkan setelah gue divorce itu gua sendiri aja sampai akhirnya Allah balikin semua satu-satu," tutur Ruben.

Ketika Deddy mengatakan proses itu pasti membutuhkan waktu, Ruben mengaku perubahan dalam dirinya memang tidak terjadi secara instan.

"Wah, Mas, dua tahun gue untuk sesi ini. Jadi kalau yang lain-lainnya ya gua diam aja. Banyakan diam," ucap Ruben.

Di akhir perbincangan, Ruben mengungkapkan cara lain yang ia lakukan saat rasa rindu kepada anak-anaknya datang di tengah polemik hak asuh yang masih berlangsung.

"Kalau kemarin ini gua akhirnya pergi ke panti asuhan. Saking tahu, gua sampai enggak mau ada jiwa emosi yang terlalu gimana gitu. Akhirnya gua larinya ke panti asuhan aja. Pertama, gua pengin ngajarin diri gua untuk bersyukur," pungkas Ruben Onsu.

Curahan hati Ruben Onsu tersebut menjadi salah satu momen yang paling banyak menyita perhatian publik di tengah polemik yang masih berlangsung dengan Sarwendah. Sementara itu, proses gugatan hak asuh anak di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan masih bergulir, sehingga perkembangan hubungan keduanya masih terus menjadi sorotan masyarakat.

(anf)

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

01:09
25:30
06:26
01:30
02:16
00:56

Viral