news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

TikToker Awbimax atau Bima Yudho Saputro.
Sumber :
  • Instagram @awbimax

Apa Kabar Bima Yudho Saputro? Selebgram Awbimax yang Pernah Kritik Jalan Rusak Lampung, Kini Ungkap Sudah Tinggalkan Islam

Selebgram atau TikToker Bima Yudho Saputro (Awbimax) yang pernah kritik jalan rusak di Lampung mengungkapkan bukan lagi menganut agama Islam dan pilih agnostik.
Kamis, 6 Agustus 2026 - 15:43 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Nama selebgram Bima Yudho Saputro alias Awbimax kembali menggegerkan publik. Pada 2023, ia pernah viral dan menuai pujian karena mengkritik kondisi jalan rusak di Lampung.

Bima Yudho Saputro saat itu mengunggah video menohok. Judul yang disematkan selebgram sekaligus TikToker Awbimax itu bertajuk "Alasan Kenapa Lampung Gak Maju-Maju" viral di media sosial.

Kontroversi semakin membesar pasca Awbimax dilaporkan ke polisi. Hal ini membuat Bima Yudho sangat didukung oleh publik karena gaya penyampaian kritiknya sangat tajam.

Kali ini Awbimax menuai sorotan terkait kepercayaannya yang dianut olehnya. Belakangan ini Bima mengungkapkan bahwa dirinya telah memutuskan untuk meninggalkan agama Islam dan justru pilih menjadi agnostik.

"Saya agnostik dan meninggalkan Islam. Semoga itu sudah jelas," tulis Bima dikutip tvOnenews.com dari Instagram pribadinya, Kamis (6/8/2026).

Awbimax Tinggalkan Islam dan Pilih Agnostik sejak 3 Tahun Lalu

TikToker Awbimax atau Bima Yudho Saputro
Sumber :
  • Instagram @awbimax

Lebih lanjut, Bima menerangkan keputusan tersebut sudah terjadi sejak tiga tahun lalu. Artinya, selebgram tersebut telah memilih meninggalkan agama Islam pada 2023.

Tidak hanya itu, ia juga membicarakan orientasi seksualnya sebagai seorang "gay". Ia mengatakan bahwa, dirinya telah menyampaikan hal ini secara terbuka sejak lebih dari setahun lalu.

Di balik itu, Awbimax meluruskan isu liar terkait keputusannya meninggalkan agama Islam tanpa diketahui oleh keluarganya. Ia secara tegas membantah tuduhan tersebut.

"Saya telah berbicara dengan keluarga saya secara pribadi, dan kami terus saling mencintai dan mendukung satu sama lain setiap hari," terangnya.

Alasan Bima Yudho Saputro Ungkap Kepercayaannya

Ia sebenarnya tidak menginginkan terkait kepercayaan yang dianutnya diketahui oleh publik. Ia pun mengungkapkan alasan persoalan ini mau tak mau harus diungkap ke ruang media sosial.

Kata dia, persoalan kepercayaan agnostiknya menjadi konsumsi publik tak lepas dari berbagai pertanyaan yang kerap muncul di ruang media sosial.

"Saya tidak pernah menginginkan ini menjadi konsumsi publik, tetapi pertanyaan yang terus muncul telah membuat jelas bahwa pernyataan sederhana lebih baik daripada diam," katanya.

Ia pun menyampaikan pernyataan tegasnya bahwa dirinya bukan lagi seorang penganut kepercayaan agama Islam. Ia yang sebelumnya menjadi Muslim kini memilih untuk menjadi agnostik.

"Saya gay dan saya damai. Ini bukanlah undangan untuk debat, konversi, atau belas kasih. Ini hanya kebenaran saya," tegasnya.

Jangan Seret Keluarga

Lanjut Bima, TikToker tersebut menyampaikan permintaan yang sangat penting kepada publik. Secara khusus, ia tidak menginginkan masyarakat melibatkan keluarganya.

Ia berpendapat bahwa tidak seharusnya keputusan yang diambil olehnya terus mengaitkan keluarganya. Baginya, perjalanan hidup hingga keyakinan sebagai tanggung jawab masing-masing individu.

"Jangan mengarahkan pertanyaan atau kritik ke keluarga saya. Mereka tidak bertanggung jawab atas perjalanan saya, dan mereka layak mendapatkan rasa hormat," minta dia.

Selain keluarga, ia juga berharap agar publik tidak memberikan pesan terkait keagamaan. Ia mengaku kerap kali mendapatkan ajaran pemahaman mengarahkan dirinya kembali kepada keyakinan sebelumnya.

"Saya sudah melakukan pencarian dan pembelajaran saya sendiri. Silakan hormati bahwa saya tidak akan menjelaskan 'mengapa'," terangnya.

Bima tetap menjaga privasi alasan keputusan dirinya berpindah menjadi agnostik. Menurutnya, hal itu tidak perlu dijelaskan karena bersifat kompleks.

"Saya tidak berutang apa-apa pada siapa pun dengan trauma atau perjalanan hidup saya," ucapnya.

Ia menyampaikan kondisinya saat ini. Ia bersyukur masih mendapat dukungan dari orang-orang dan lingkungan sekitarnya, baik rekan-rekan, keluarga pilihan hingga keluarga kandung.

"Mereka masih menelepon saya setiap hari. Cinta dan kasih sayang itu membuat saya berani untuk bersikap jujur. Saya berharap Anda semua memiliki kejelasan dan kebaikan di jalur Anda, apa pun yang terlihat," tukasnya.

(hap)

 

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

07:51
07:40
01:07
03:14
02:20
02:18

Viral