- dok ist
Artis Cinta Laura Soroti Kasus Pasien BPJS Yurizal, Pertanyakan Ada Stigma Buruk Berkembang di Masyarakat
Jakarta, tvonenews.com- Artis indonesia, Cinta Laura ikut menyoroti kasus Yurizal yang viral di media sosial (Medsos). Ia tidak menyalahkan pihak manapun, tetapi ada pesan untuk mengingatkan.
Dalam pesannya, Cinta Laura mengajak agar masyarakat indonesia, khususnya warganet di medsos bijak dan kritis. Melihat isu yang viral, seperti terkait Yurizal sebagai pasien BPJS Kesehatan.
Cinta Laura tidak mempermasalahkan pihak manapun. Justru, artis muda itu melihat sudut pandang lain, yaitu adanya permasalahan 'rasa percaya atau kepercayaan' dari atau sebagai pengguna BPJS Kesehatan.
Hal tersebut dinilai Cinta lebih utama dari contoh kasus Yurizal, yang curhat di medsos harus mengantre lama untuk mendapatkan ruangan.
- Instagram/@claurakiehl
"pertanyaan yang benarnya, lebih penting adalah, kenapa begitu banyak orang indonesia. Termasuk tenaga kesehatan sering merasa bahwa pasien BPJS layak diterlantarkan hanya karena menggunakan BPJS?," tanya Cinta dalam storynya di Insgtagram, Jumat (7/8).
"Apakah tanpa kita sadari, kita sudah menciptakan sistem kesehatan, di mana status asuransi seseorang memengaruhi rasa aman mereka saat melangkah masuk ke rumah sakit?," sambungnya.
Lebih lanjut kata Cinta Laura, kasus semacam ini umum terjadi dan menjadi viral. Namun banyak pihak justru, fokus saling menyalahkan "siapa yang salah atau siapa yang benar".
Menurutnya, ketidakpercayaan publik seperti ini, tidak muncul dalam satu malam. Ia menilai opini publik ini terbnetuk karena adanya cerita-cerita yang bermunculan.
"Ini terbentuk dari cerita-cerita yang terus bermunculan selama bertahun-tahun. Ada yang terverifikasi, dan ada yang tidak tentang pasien dan keluarganya yang merasa diabaikan di saat mereka paling membutuhkan pertolongan," tulis Cinta.
- X @LambeSahamjja
Sehubungan dengan kasus ini, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sdikin akan mendalami kasus ini. Dia juga akan menindak tegas para oknum nakes yang dinilai "nirempati" terhadap curhatan Yurizal.
"Saya sedih sekali melihat, tenaga kesehatan itu dan juga tenaga-tenaga profesi lainnya yang melayani masyarakat itu harus memiliki empati yang baik. Kasihan masyarakat kita kalau kita kemudian tidak, kita nirempati seperti itu,” kata Menkes,.dalam antara, Kamis (6/8).