- YouTube C8 Podcast
Vicky Prasetyo Dilaporkan Fangfang atas Dugaan Penelantaran Anak, Kuasa Hukum Justru Soroti Status Pernikahan
Agustinus menegaskan laporan dugaan Penelantaran Anak tidak serta-merta membuktikan bahwa Vicky telah melakukan pelanggaran. Ia menyebut kepolisian nantinya akan memeriksa laporan tersebut, termasuk meminta keterangan dari pelapor dan mengumpulkan alat bukti yang berkaitan dengan dugaan penelantaran.
Menurut Agustinus, ketidakhadiran Vicky saat Fangfang melahirkan juga perlu dilihat secara menyeluruh karena terdapat kemungkinan alasan tertentu di balik kondisi tersebut. Karena itu, ia meminta agar persoalan tersebut tidak disimpulkan hanya berdasarkan satu sisi cerita.
“Harus dibuktikan dulu penelantaran seperti apa. Mungkin karena kelahiran dia Vicky tidak datang. Tidak datang kan pasti punya alasan dan soal penelantaran itu kan harus dilihat secara khusus, ya, apa yang ditelantarkan supaya nanti kan tentunya polisi akan melakukan pemanggilan. Ini kan masih proses, nanti baru laporan, nanti diturunkan Unit PPA, lalu diperiksa dulu kan pelapor,” kata Agustinus Nahak.
Ia menambahkan, proses penyelidikan nantinya dapat melibatkan berbagai bukti, seperti percakapan melalui WhatsApp, voice note, bukti transfer, hingga keterangan dari anggota keluarga yang mengetahui persoalan tersebut.
“Lalu segala alat buktinya mungkin WA, voice note, atau bukti transfer atau tidak, lalu saksi dari keluarga. Dan itu tentunya kan menurut kami sebagai pengacara Vicky, setiap orang sebagai warga negara Indonesia kalau merasa didudukan memang upaya hukum yang dilakukan itu sudah benar, ya, laporkan kepada pihak kepolisian,” lanjutnya.
Agustinus kembali menegaskan bahwa laporan tersebut masih dalam tahap proses dan belum dapat dipastikan terbukti atau tidak. Menurutnya, pembuktian mengenai dugaan penelantaran akan menjadi bagian dari proses hukum yang sedang berjalan.
“Tapi apa laporan itu terbukti atau tidak soal penelantaran itu nanti kan diuji dulu, kan, laporan tersebut kan itu,” tutup Agustinus Nahak.
Di sisi lain, Fangfang memberikan keterangan mengenai persoalan yang dialaminya selama menjalani kehamilan hingga proses persalinan. Ia mengaku pernah menerima uang sebesar Rp500.000 untuk kebutuhan makan ketika sedang hamil tua, sementara biaya persalinan disebut menjadi persoalan tersendiri.
Fangfang juga sempat menegaskan bahwa persoalan utamanya saat ini adalah tanggung jawab Vicky terhadap anak. Ia menyatakan tidak ingin lagi mempermasalahkan hubungan pribadinya dengan Vicky dan lebih mengutamakan pemenuhan tanggung jawab sebagai seorang ayah.