- Instagram @newport.tanpabatas
Sayembara Hafalan Ad-Dhuha dapat Imbalan Miras Ingatkan Promo Alkohol bagi yang Bernama Maria dan Muhammad
Mereka dianggap tidak berkoordinasi terlebih dahulu dengan manajemen Holywings terkait penggunaan nama Maria dan Muhammad dalam media promosi alkohol.
Sikap yang Berbeda
- Threads/aqueer_ & Instagram @hilmi.firdausi
Seperti yang sudah dibahas sebelumnya bahwa pihak Holywings langsung melayangkan permintaan maaf setelah mendapat kecaman publik pada Juni 2022.
Namun beda halnya dengan Holywings, sampai saat ini belum ada permintaan maaf secara resmi dari Newport selaku brand miras alkohol terkait.
Sejauh ini hanyalah MC yang bertugas di booth Newport yakni Revnaldo Ega yang melayangkan permintaan maaf melalui media sosial pribadinya.
“Saya Ega, selaku MC booth Newport pada Minggu, 9 Agustus 2026, memohon maaf atas kejadian yang terjadi saat acara berlangsung.
Kejadian tersebut merupakan aksi spontan audiens dan tidak terkait dengan pihak Newport. Saya mengakui kelalaian dalam mengendalikan situasi dan menjadikannya pembelajaran untuk lebih sigap dan bertanggung jawab ke depannya.
Mohon maaf atas kegaduhan yang terjadi,” tulis @aqueer_.
Menurut Ega, aksi sayembara sebotol miras dengan hafalan surat Ad-Dhuha bukanlah konsep yang diminta Newport selaku brand yang tertera dalam video.