- tvOnenews.com Edit / YouTube Dr Piprim / Instagram @fahiramira
Reaksi Mengejutkan Ketua IDAI soal Konten Fahira Mira, Setuju Polemik Dibawa ke Jalur Hukum
tvOnenews.com - Fahira Mira kembali menjadi sorotan setelah klarifikasinya mengenai pengalaman diagnosis Usus Buntu di tiga rumah sakit Indonesia mendapat respons dari Ketua IDAI, dr. Piprim Basarah Yanuarso. Ia menyatakan setuju apabila polemik tersebut dibawa ke jalur hukum dan memberikan komentar keras melalui media sosial.
Klarifikasi Fahira sebelumnya menjelaskan bahwa hasil USG menunjukkan appendix berukuran 8,1 milimeter dan dirinya disarankan menjalani operasi. Namun, setelah memilih mencari second opinion di Penang, Malaysia, ia mengatakan hasil CT scan menunjukkan appendix tampak normal dan tidak ada tanda peradangan.
Respons Ketua IDAI tersebut muncul di tengah polemik yang semakin ramai setelah sejumlah pihak mempertanyakan narasi mengenai pemeriksaan di tiga rumah sakit Indonesia. Sebelumnya, Nalar Rawat Community Organization juga telah memberikan teguran hukum terbuka dan meminta klarifikasi terkait konten yang beredar.
Ketua IDAI Respons Konten Fahira Mira
Ketua Umum Pengurus Pusat Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), Dr. dr. Piprim Basarah Yanuarso, Sp.A, Subsp.Kardio(K), ikut menanggapi video klarifikasi Fahira Mira yang beredar di media sosial.
Dalam komentarnya, dr. Piprim menyoroti cara penyampaian cerita yang menurutnya perlu dipertimbangkan dengan lebih matang. Ia juga menyatakan persetujuannya apabila polemik tersebut masuk ke jalur hukum, serta memberikan pernyataan bernada keras mengenai konten yang sedang menjadi perdebatan.
“Kala bikin skenario konsul dulu sama yang paham... biar ga ketahuan kalau bohong... kan malu jadinya.... Tapi setuju sih ini masuk jalur hukum aja... Bagi saya dan teman-teman dokter di Indonesia... kamulah LONDO IRENG yang sesungguhnya,” tulis dr. Piprim.
Pernyataan tersebut menjadi salah satu respons paling keras dari kalangan medis setelah konten Fahira memicu perdebatan mengenai perbedaan hasil pemeriksaan kesehatan di Indonesia dan Penang.
Reaksi Mengejutkan Ketua IDAI soal Konten Fahira Mira. (Sumber: Threads @dr.piprim)
Nalar Rawat Sebelumnya Beri Teguran Hukum
Sebelum komentar dr. Piprim muncul, Nalar Rawat Community Organization telah mengunggah teguran hukum terbuka dan permintaan klarifikasi pada 11 Agustus 2026. Organisasi tersebut mencermati konten yang menarasikan seorang pasien didiagnosis Usus Buntu di tiga rumah sakit Indonesia dan disarankan menjalani operasi.