- Instagram @itsclarasmithh
Wisatawan Asing Berjalan Merangkak Saat Gempa M 7,7 Mengguncang NTT, Akui Sempat Merasa Pusing
tvOnenews.com - Sejumlah wisatawan asing yang sedang berkunjung ke Pulau Padar, Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur (NTT) panik saat merasakan guncangan gempa.
Gempa berkekuatan magnitudo 7,7 mengguncang NTT pada Sabtu (15/8/2026) pagi turut dirasakan oleh wisatawan asing.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyebutkan gempa yang terjadi di 30 km Timur Laut Mbay Nagekeo, NTT berpusat pada kedalaman 15 km dari permukaan laut.
Bencana alam ini dirasakan di lima kabupaten, yaitu Kabupaten Nagekeo, Kabupaten Ngada, Kabupaten Manggarai Timur, Kabupaten Manggarai, dan Kabupaten Sikka.
Warga segera berhamburan keluar rumah. Selain kelima Kabupaten tersebut, sejumlah daerah di sekitarnya turut merasakan getarannya.
Seperti yang dirasakan wisatawan asing yang berada di Pulau Padar, Labuan Bajo, NTT.
Sebuah video yang diunggah akun Instagram @itsclarasmithh menampilkan seorang wisatawan asing bernama Clara Smith saat berlibur di Pulau Padar hingga akhirnya merasakan gempa yang sangat kuat.
“POV: you’re at the top of Pulau Padar when a 7,7 magnitude earthquake hits Indonesia (Sudut pandang: kamu sedang berada di puncak Pulau Padar saat gempa magnitudo 7,7 mengguncang Indonesia),” tulis pada video, dilansir pada akun Instagram @itsclarasmithh.
- Instagram @itsclarasmithh
Pada video tersebut, awalnya terlihat sejumlah turis asing hendak menikmati pemandangan matahari terbit dari puncak Pulau Padar.
Saat Clara akan mengabadikan momen melihat matahari terbit, tiba-tiba gempa mengguncang daerah tersebut.
Ia mengira kepalanya pusing hingga akhirnya Clara mengetahui bahwa NTT sedang dilanda gempa bumi berkekuatan M 7,7.
“Thought I was just feeling dizzy… until I realised everything was moving. 7,7 magnitude earthquake in Indonesia (kirain saya merasa pusing. Sampai saya menyadari kalau semuanya bergerak. Magnitudo 7,7 mengguncang Indonesia),” tulis pada keterangan unggahan tersebut.
Terlihat dirinya sempat merasakan panik dan berusaha menyelamatkan diri dengan berjalan merangkak.
Sementara itu, wisatawan lainnya terlihat saling berpegangan tangan bahkan terdapat wanita yang menangis karena panik saat gempa mengguncang pulau tersebut.
BMKG Mencabut Peringatan Dini Potensi Tsunami
Sebelumnya, BMKG sempat mengeluarkan peringatan dini potensi tsunami sesaat setelah gempa terjadi, namun kini peringatan telah berakhir.