- tvOnenews.com/Hilal Aulia Pasya
Deretan Gurita Bisnis Ruben Onsu yang Kini jadi Tersangka Dugaan Penipuan, Profitnya Ada yang Capai Miliaran Per Bulan
Bisnis properti paling santer bernama Ruben Onsu Properti. Usaha properti tersebut menawarkan berbagai jenis rumah dengan harga bervariasi.
Aset properti pribadi juga menjadi bagian dari sumber kekayaannya. Hanya saja Ruben Onsu tidak pernah mengungkap investasi yang bergerak di bidang tersebut secara terbuka di ruang publik.
6. Bisnis Konten Digital Lain
Selain MOP Channel, Ruben Onsu juga mempunyai bisnis konten digital lain. Ia diketahui memiliki channel The Onsu Family hingga Just Ruben.
Namun untuk Onsu Family, Ruben tidak berfokus pada channel tersebut. Presenter ternama itu justru lebih mengutamakan "Just Ruben" yang sering menawarkan konten edukasi bersama ustaz, tokoh agama hingga aktivitas sehari-harinya.
Ruben Onsu Tersangka Kasus Dugaan Penipuan dan Penggelapan
Ruben Onsu saat ini ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan penipuan dan penggelapan. Polres Metro Jakarta Selatan menetapkan status ini setelah penyidik melakukan gelar perkara.
Ruben sendiri sebelumnya berstatus sebagai terlapor dalam Laporan Polisi Nomor 310/VIII/2025/SPKT/Polres Jakarta Selatan tertanggal 22 Agustus 2025 terkait duguaan penipuan dan penggelapan yang pelapornya berinisial P.
"Yang menjadi korban adalah inisial DM. Sementara terlapor adalah inisial RSO. Yang saya pegang satu laporan ini. (nilai kerugiannya) nanti ini bagian dari materi penyidikan," terang Kasis Humas Polres Jakarta Selatan, AKP Joko Adi.
Duduk perkara permasalahan ini berangkat dari terlapor mempunyai usaha jual beli sebuah produk. Kemudian terlapor menawarkan korban agar menginvestasikan dana dengan perjanjian adanya keuntungan.
Hingga tiba waktu kesepakatan, kata Joko, terlapor tak kunjung memberikan keuntungan. Bahkan terlapor juga belum mengembalikan uang modal kepada korbann.
"Si korban pun melaporkan kejadian ini ke Polres Jakarta Selatan," tambahnya.
Hingga kini tim penyidik dari Satreskrim Polres Jakarta Selatan masih melakukan pendalaman dan tindak lanjut perkara ini. Pihak kepolisian akan memanggil tersangka dalam rangka pemeriksaan dijadwalkan pada minggu depan.
(hap)