- instagram revaldo
Revaldo dan Rekam Jejak Kasus Narkoba Sang Aktor: Dari 2006 hingga Kembali Ditangkap pada 2026
tvOnenews.com - Nama Revaldo Fifaldi kembali menjadi perhatian publik setelah aktor tersebut kembali berurusan dengan kasus narkoba.
Pada Rabu (26/8/2026), ia menjalani pemeriksaan kesehatan di Polres Metro Jakarta Barat setelah sebelumnya diamankan polisi dalam perkara dugaan penyalahgunaan narkotika.
Pemeriksaan medis dilakukan bukan sekadar prosedur. Polisi ingin memastikan kondisi fisik Revaldo setelah diduga mengonsumsi narkoba sebelum menentukan langkah hukum berikutnya.
Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol Nasriadi mengatakan kondisi Revaldo secara umum terlihat sehat, tetapi efek narkoba tetap perlu diantisipasi.
"Kalau secara umum yang bersangkutan memang dalam keadaan sehat, tetapi kita masih mengantisipasi efek dari yang bersangkutan menggunakan narkoba," kata Nasriadi kepada wartawan di Jakarta, Rabu.
Kasus terbaru ini menjadi sorotan lebih besar karena bukan kali pertama Revaldo menghadapi perkara serupa.
Penangkapan pada Agustus 2026 tercatat sebagai kali keempat ia berurusan dengan kasus narkoba setelah sebelumnya ditangkap pada 2006, 2010, dan 2023. Perjalanan panjang tersebut membuat persoalan hukum yang kembali menjeratnya menjadi perhatian publik.
Penangkapan Berawal dari Dugaan Transaksi Sabu
Penangkapan Revaldo dilakukan pada Senin (24/8/2026). Polisi sebelumnya memperoleh informasi mengenai dugaan transaksi narkotika di sebuah apartemen di kawasan Pondok Aren, Tangerang Selatan.
Satresnarkoba Polres Metro Jakarta Barat kemudian bergerak ke lokasi dan menemukan seseorang yang ciri-cirinya sesuai dengan informasi yang diperoleh. Polisi selanjutnya mengamankan Revaldo dan melakukan penggeledahan.
- Antara
Dari penggeledahan tersebut, penyidik menemukan sejumlah barang yang diduga berkaitan dengan penggunaan narkoba, antara lain tiga plastik klip bekas sabu, dua korek, tiga pipet, tiga bong, setengah butir alprazolam, setengah butir Xanax, dua kotak penyimpanan, serta satu unit telepon seluler.
Dari pemeriksaan awal, polisi juga mendapatkan informasi mengenai asal sabu yang diduga digunakan. Revaldo disebut membeli sabu seberat setengah gram dengan harga Rp650 ribu.
"Dibelilah setengah gram (sabu) dengan harga Rp650 ribu dan itu ditransfer ke rekening si pelaku (penyuplai) ini," kata Nasriadi.
Polisi kini masih memburu orang yang diduga menjadi pemasok. Identitas pemasok disebut telah diketahui penyidik dan pencarian terhadap orang tersebut masih dilakukan.