- Kolase Instagram/@bobonsantoso/@aryawedakarna
Geger Anggota DPD Arya Wedakarna Hadiri Kontes Transgender Dunia, Bobon Santoso Kesal: Jabatan adalah Amanah
Jakarta, tvOnenews.com - Kemunculan anggota DPD RI perwakilan dari Bali, Arya Wedakarna menggegerkan publik. Ia terlihat hadir dalam kontes kecantikan transgender internasional.
Acara Miss Equality World 2026 yang dihadiri oleh Arya Wedakarna berlangsung di Bangkok, ibu kota Thailand, mulai dari 22-30 Agustus 2026. Ajang Miss Transgender ini juga mendadak viral di media sosial.
Kehadiran Arya Wedakarna pun menuai sorotan tajam di ruang publik, salah satunya dari kreator konten kuliner sekaligus YouTuber, Bobon Santoso. Ia geram senator asal Bali tersebut datang ke ajang kecantikan transgender internasional.
Bobon Santoso menilai pria bernama asli Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna Mahendradatta Wedasteraputra Suyasa tersebut menghadiri ajang internasional yang secara terbuka mengangkat isu transgender, kesetaraan, dan inklusi.
"Pak Arya, jabatan adalah amanah, bukan tiket untuk hadir di setiap panggung. Gimana Jik Arya Wedakarna," tulis Bobon Santoso melalui Instagram pribadinya, Rabu (2/9/2026).
Bobon Santoso Menyesal Pilih Arya Wedakarna
- Instagram/@bobonsantoso
Lebih lanjut, Bobon tidak menyangka Arya menghadiri acara tersebut membawa nama Bali. Bahkan senator tersebut mengaku dirinya menerima penghargaan Star Light dari MS organization.
Kreator konten kuliner tersebut menyesal atas tindakan yang dilakukan oleh Arya. Ia mengaku bahwa sebelumnya sebagai salah satu pemilih senator asal Bali tersebut pada Pemilu 2024.
"Sebagai orang yang ber-KTP Bali dan memilih Anda, saya ikut menyesal Jik," katanya.
Bobon mewakili pertanyaan publik terkait kehadiran Arya Wedakarna. Ia ingin mengetahui apa yang sedang dibawa atas nama Bali di panggung tersebut.
Bagi Bobon Santoso, peran utama Arya Wedakarna sebagai anggota DPD untuk menyelesaikan banyak persoalan. Selain itu, senator tersebut juga memperjuangkan aspirasi dari masyarakat Bali.
"Namun yang terlihat justru kehadiran di panggung internasional seperti Miss Equality World. Pertanyaannya sederhana, atau jangan-jangan panggung internasional lebih menarik daripada persoalan di rumah sendiri?," heran Bobon.
Singgung Arya Wedakarna soal Ancaman Penyebaran Budaya LGBTQ
- Instagram/@aryawedakarna
Lebih lanjut, Bobon Santoso menyinggung penyebaran budaya lesbian, gay, biseksual, transgender, dan queer (LGBTQ). Ia mengingatkan jangan menyepelekan Perpres 111/2025.
Dalam Perpres tersebut, penyebaran budaya ancaman LGBTQ masuk dalam kategori ancaman nonmiliter. Hal ini tentu berkaitan dengan kebijakan pertahanan negara.
"Kalau negara saja memasukannya dalam kerangka ancaman nonmiliter, lalu mengapa seorang pejabat negara justru memilih hadir dan bahkan menerima penghargaan?," tanya dia.
Ia kembali memberikan pesan tegas kepada Arya. Kehadiran senator yang dengan bangga membawa nama Bali justru mencoreng wilayah tersebut.
"Pak Arya, Anda membawa nama Bali. Jadi, pastikan yang Anda tampilkan juga mencerminkan nilai yang Anda wakili," ucapnya.
Klaim Arya Wedakarna Hadiri Kontes Kecantikan Transgender Internasional
Sementara, Arya Wedakarna mengklaim kegiatan yang diikuti olehnya di Bangkok, Thailand. Melalui Instagram pribadinya, ia mengungkapkan dirinya mendapat penghargaan Star Light dari MS Organization.
Di kontes kecantikan transgender internasional tersebut, Arya Wedakarna memposisikan dirinya sebagai tokoh Bali. Ia juga merupakan Penasihat Duta Wisata Indonesia.
Klaim penghargaan itu tak lepas dari upaya Arya mempromosikan pariwisata di Bali. Ia menginginkan Bali sebagai salah satu destinasi wisata pariwisata di dunia.
"Penghargaan untuk menjadi Bali sebagai destinasi pariwisata utama dunia," tulis Arya.
Lebih lanjut, Arya menyebutkan bahwa kegiatan berbasis internasional yang digelar di Thailand tersebut disaksikan oleh perwakilan dari 15 negara.
Presiden The Hindu Center Of Indonesia tersebut juga menyebut dirinya menyaksikan peluncuran video wisata Bali Barat. Momen ini diputar di MGI Convention Center.
Oleh karena itu, ia memang menempatkan kontes kecantikan transgender tersebut sebagai bagian dari upayanya. Ia sangat menginginkan sekaligus memperkenalkan pariwisata Bali di panggung internasional.
(hap)