news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Dedi Mulyadi di Sekolah Maung.
Sumber :
  • YouTube KANG DEDI MULYADI CHANNEL

Sidak Sekolah Maung, Dedi Mulyadi Uji Kemampuan Siswa Lewat Tes Matematika Berhadiah Rp1,5 Juta

Sidak Sekolah Maung, Dedi Mulyadi uji kemampuan siswa lewat Tes Matematika berhadiah Rp1,5 juta sekaligus soroti kedisiplinan dan kebersihan sekolah.
Selasa, 8 September 2026 - 18:19 WIB
Reporter:
Editor :

tvOnenews.com - Dedi Mulyadi melakukan sidak ke salah satu Sekolah Maung dan menyoroti kondisi lingkungan serta budaya disiplin para siswa. Dalam kunjungan tersebut, ia juga memberikan Tes Matematika secara spontan untuk menguji kemampuan berhitung siswa. Menariknya, salah satu siswa yang berhasil menjawab tantangan tersebut mendapatkan hadiah sebesar Rp1,5 juta.

Kunjungan Dedi Mulyadi ke Sekolah Maung menjadi kesempatan untuk berdialog langsung dengan para siswa mengenai kualitas pendidikan dan budaya sekolah. Ia menilai sekolah unggulan tidak cukup hanya memiliki siswa dengan kemampuan akademik tinggi, tetapi juga harus membentuk karakter, kedisiplinan, serta kepedulian terhadap lingkungan sekitar.

Dalam dialog tersebut, Dedi Mulyadi menegaskan bahwa keberhasilan pendidikan tidak semata-mata ditentukan oleh nilai akademik. Menurutnya, siswa juga perlu memiliki kemampuan untuk bekerja keras, bersikap disiplin, serta mengelola lingkungan dengan baik. Hal tersebut menjadi salah satu perhatian yang ia sampaikan saat melihat kondisi sekolah yang kurang terawat.

Saat melakukan kunjungan, Dedi Mulyadi menemukan sejumlah persoalan pada lingkungan sekolah. Tumpukan sampah terlihat belum dikelola dengan baik, sementara kondisi toilet dan beberapa area lainnya dinilai kurang terawat. Ia kemudian meminta seluruh warga sekolah ikut bertanggung jawab menjaga kebersihan tanpa harus selalu mengandalkan bantuan dari pihak luar.

Dedi Mulyadi juga meminta siswa terlibat langsung dalam menyelesaikan persoalan kebersihan. Ia mencontohkan perawatan toilet sebagai tanggung jawab bersama yang sebenarnya dapat dilakukan tanpa membutuhkan biaya besar. Menurutnya, kebiasaan tersebut penting untuk membentuk karakter siswa sekaligus menciptakan budaya sekolah yang lebih tertib dan bersih.

“Ada toilet di SMA mau ditutup keran airnya pakai kain kotor lagi enggak boleh bisa diselesaikan tanpa biaya. Bisa sekolah-sekolah lain biayanya mahal-mahal, ada yang Rp1 juta per bulan, Rp2 juta per bulan. Nah, saya minta semuanya berpartisipasi. Enggak usah iuran bayar ke komite segala macam. Enggak usah. Kelas ini bertugas menyelesaikan toilet ini,” kata Dedi Mulyadi.

Ia juga meminta siswa tidak merasa malu untuk mengakui kekurangan yang ada di sekolah. Menurut Dedi Mulyadi, keterbukaan terhadap kekurangan justru menjadi langkah awal untuk melakukan perbaikan. Ia ingin siswa memiliki keberanian untuk mengevaluasi diri dan memperbaiki persoalan secara mandiri.

Berita Terkait

1
2 3 4 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

01:03
05:19
01:23
01:28
20:49
05:57

Viral