news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Fajar Sahrudin (31) atau Stewie, pria asal Kedaung, Kemiling, Lampung yang tewas diduga mengakhiri hidup di kawasan GBK.
Sumber :
  • Instagram/@stewiecopp

Akhirnya Kakak Sulungnya Buka Suara, Ungkap Tabiat Asli Fajar Sahrudin sejak Kecil hingga Sebelum Tewas di Area GBK

Kakak sulung Fajar Sahrudin atau Stewie (31), Deni Purwandi menyebut adik bungsunya sangat tertutup dan sulit dihubungi sejak kecil hingga sebelum tewas di GBK.
Rabu, 9 September 2026 - 20:09 WIB
Reporter:
Editor :

Ia memahami adik bungsunya sangat dekat dengan almarhumah sang ibu. Dari situlah, perubahan dalam diri FS sangat drastis bahkan ada keinginan tiga kali mengakhiri hidup sejak mendiang ibunya telah tiada.

"Intinya sejak kematian almarhumah ibu saya, dia mulai frustasi karena kami tidak bisa membiayai kuliahnya karena terkendala ekonomi. Dari situlah, dia mulai tidak menyukai kami," katanya.

Fajar Sahrudin Sangat Tertutup

Lanjut Deni, perubahan sikap tersebut semakin terasa semenjak pihak keluarga maupun dirinya dan adiknya, Hendra sulit menghubungi FS. Pria yang diduga tewas mengakhiri hidupnya tak pernah merespon upaya pihak keluarga.

Ia membagikan pengalamannya saat coba menghubungi adik bungsunya. Pesan WhatsApp hingga telepon darinya tidak pernah mendapat respon apa pun.

"Memang almarhum orangnya sangat tertutup dan penuh misteri. Bukannya kami kurang silaturahmi, tetapi emang dia yang tidak bisa menerima penolakan," ungkapnya kepada tvOnenews.com, Rabu, 9 September 2026.

Tidak Ada Wasiat dari Korban

Deni kemudian ditanya terkait pesan yang dikirim FS sebelum memutuskan untuk mengakhiri hidupnya. Ia kembali menegaskan bahwa, adik bungsunya tidak menyampaikan apa pun akan bunuh diri.

Ia juga tak mendapatkan wasiat karena FS tidak memberikan obrolan apa pun. Pasalnya, komunikasi adik bungsunya dengan pihak keluarga telah terputus sejak lama.

"Tidak ada wasiat ataupun obrolan karena dari dulu ditelepon ataupun WA tidak pernah dibalas," tegasnya.

Keluarga Tolak Autopsi Jenazah Korban

Deni mengungkap alasan pihak keluarga enggan jenazah FS diautopsi oleh pihak kepolisian. Ia mengetahui bahwa bagian hal ini sangat dibutuhkan untuk membuka kotak pandora penyebab kematian korban.

Ia menegaskan, pihak keluarga lebih memilih agar jenazah FS dipulangkan. Hal tersebut tak lepas bahwa dirinya dan keluarga terbentur jarak untuk mengurus kebutuhan autopsi.

"Yang pertama, saya jauh dari Lampung untuk menjemput jenazah adik. Maunya agar cepat dipulangkan dan segera dimakamkan. Itu saja," ucapnya.

Sebelumnya diberitakan, kabar duka mengenai tewasnya Fajar Sahrudin viral di media sosial. Cerita pilu hingga pesan perpisahannya mengguncang jagat media sosial sehingga mengundang simpati publik.

Berita Terkait

1
2
3 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

04:53
02:38
02:00
06:46
05:01
01:32

Viral