- BKSDA Kaltim
Nyesek! Anak Beruang Ditemukan Menyedihkan usai Kehilangan Induknya Imbas Karhutla, Kini Diselamatkan Relawan
Samarinda, tvOnenews.com - Seekor anak beruang madu bernama Anggun ditemukan dalam kondisi memprihatinkan. Penemuan satwa liar yang dilindungi itu terjadi setelah terdampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) Kalimantan.
Anak beruang madu itu diduga terpisah dari induknya saat kebakaran hebat menghabisi habitatnya. Ironisnya, hewan tersebut ditemukan dalam kondisi sendirian di tengah hutan bekas karhutla.
Beruntungnya Anggun berhasil diselamatkan oleh warga dan relawan di tengah kawasan tanah gersang tersebut. Momen penemuan anak beruang madu tersebut viral hingga menggetarkan hati publik.
Dilihat tvOnenews.com dari video viral di media sosial, Jumat (18/9/2026), sejumlah orang sedang menenangkan Anggun. Anak beruang madu itu tampak sangat ketakutan.
Relawan segera mengamankan anak beruang tersebut untuk mendapat pertolongan dan penanganan sementara. Kemudian satwa liar dilindungi itu diserahkan kepada Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kalimantan Timur.
BKSDA Kaltim mengabarkan bahwa anak beruang madu tersebut sedang menjalani proses rehabilitasi di Pusat Rehabilitasi Satwa (PRS) Long Sam melalui kolaborasi BKSDA Kaltim dan CAN Borneo.
"Setelah kehilangan induknya, Anggun kini punya kesempatan untuk tumbuh, bermain, berlarian, dan belajar kembali menjadi beruang liar di lingkungan yang aman," ungkap BKSDA Kaltim.
- Istimewa
Pusat rehabilitasi tersebut menjadi tempat anak beruang tersebut menjalani tahapan agar bisa bertumbuh dengan aman dan nyaman. Tempat tersebut juga mendorong Anggun diharapkan bisa kembali mengenal prilaku dan kehidupannya di alam.
Di tengah proses rehabilitasi, Anggun terlihat mendapat perawatan secara intensif oleh petugas. Anak beruang yang kehilangan induknya itu bahkan tampak dipangku hingga diberi susu menggunakan botol dot khusus.
Keputusan tersebut tak lepas bahwa Anggun masih anak-anak. Anak beruang itu masih terus membutuhkan perhatian dan pengasuhan sebelum dilepas untuk menjalani kehidupan secara mandiri di hutan.
Dalam video yang beredar, Anggun juga dituntun untuk berjalan. Ia melewati jembatan kayu atau boardwalk. Anak beruang itu bahkan sudah mulai berlarian di area tanah.
Menariknya, Anggun juga tampak mencakar-cakar sisa tunggul kayu yang kondisinya telah lapuk. Perilaku itu bertujuan untuk memudahkan anak beruang itu memanjat, mencakar, mencari makanan hingga bergerak bebas di lingkungan alam.