- Instagram/@suryawisatalombok
Terkuak Penyebab Pusaran Debu bak Puting Beliung di Mataram NTB yang Viral, BMKG: Fenomena Dust Devil
Mataram, tvOnenews.com - Kemunculan fenomena pusaran debu yang terekam dalam sebuah video berujung viral di media sosial. Peristiwa ini berlangsung di Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB).
Menariknya, pusaran debu yang viral tersebut terlihat seperti angin puting beliung kecil. Kehebohan video itu pun langsung mengundang reaksi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).
BMKG melalui Ketua Kelompok Kerja Observasi, Data, dan Informasi Stasiun Meteorologi Zainuddin Abdul Madjid (ZAM) Ari Wibianto mengatakan bahwa, pihaknya telah melihat video viral tersebut. Fenomena pusaran debu tersebut terjadi ketika kondisi cuaca cerah.
Ia menambahkan, kondisi cerah tersebut menunjukkan langit tanpa sedikit pun ditutupi oleh awan. Menurut BMKG, fenomena pusaran debu yang viral itu masuk kategori dust devil.
"Fenomena itu dapat dikategorikan sebagai dust devil yang secara visual terlihat seperti pusaran angin skala kecil yang dapat mengangkat debu, pasir, daun ataupun material kecil ringan," ujar Ari di Mataram, Kamis (17/9/2026).
Penyebab Fenomena Dust Devil
Lebih lanjut, Ari menerangkan secara detail terkait dust devil atau setan debu. Pembentukan fenomena ini tak lepas hasil dari pemanasan permukaan bumi.
Pemanasan tersebut sangat kuat karena adanya sinar matahari. Kondisi inilah menyebabkan udara yang berada di dekat permukaan justru lebih hangat sehingga dampaknya bisa naik dengan cepat.
Ia menjelaskan, partikel-partikel debu dan pasir dari permukaan tanah semakin tertarik. Hal itu terjadi saat udara yang hangat naik terbentuk gerakan vertikal lebih cepat.
"Pada saat yang sama, udara yang lebih dingin dan lebih padat dari lapisan atas mengalir menggantikan udara panas yang naik, menciptakan gerakan siklus aliran udara yang berputar," jelasnya.
Sebelumnya, sebuah video berdurasi 49 detik viral di media sosial. Rekaman yang pertama kali diunggah oleh akun Instagram Surya Wisata Lombok menunjukkan adanya pusaran debu di area Jalan Sriwijaya, tepatnya di sebelah barat Hotel Golden Palace, Kota Mataram pada Kamis (17/9/2026), sekitar pukul 13.40 WITA.
Fenomena pusaran debu tersebut pun langsung mengundang perhatian warga sekitar, sejumlah pengendara sepeda motor hingga mobil yang melintasi Jalan Sriwijaya. Peristiwa tersebut terlihat seperti angin puting beliung sehingga dinilai dapat menerbangkan dedaunan kering.