- TikTok/@kyai.padepokan86
Waduh, Pria di Jember Harus Berurusan dengan Polisi setelah Ngaku Bertemu Allah SWT hingga Dicium Nabi
"Konten tersebut itu sempat memicu polemik dan rentan kerusuhan di tengah warga," tambahnya.
Mediasi Gagal
Lanjut Firmansyah, warga, tokoh agama, dan organisasi masyarakat sempat berupaya menyelesaikan polemik video tersebut lewat proses tabayyun. Hal itu terjadi sebelum masyarakat membuat laporan polisi atas dugaan penistaan agama.
Firmansyah mengatakan, agenda mediasi sempat digelar lebih dari satu kali di tingkat Polsek Sumberbaru. Hal ini bertujuan agar persoalan yang terjadi bisa tuntas dan diselesaikan secara kekeluargaan.
Permasalahan bisa tuntas dengan syarat penghapusan konten. Sayangnya upaya mediasi berakhir buntu. Situasi ini mendorong warga terpaksa memilih jalur hukum.
"Yang bersangkutan tidak berkenan dan tidak bersedia. Oleh karena itu, akhirnya yang bersangkutan dilaporkan ke Polres Jember atas dugaan penistaan agama. Seperti itu," jelasnya.
Firmansyah menambahkan, identitas pelapor masih bersifat privasi. Pihak kepolisian menyepakati tidak mempublikasikan karena sesuai permintaan langsung dari perwakilan masyarakat dan tokoh agama.
(hap)