- Kolase tvOnenews.com / YouTube TRANS TV Official / Instagram @erintaulanyofficial
Dituding Tak Profesional, Sunan Kalijaga Ungkap Alasan Mundur Jadi Pengacara Erin Taulany
"Iya. Karena saya bilang waktu itu, 'Mbak, ini kan karena lawannya perempuan juga, alangkah baiknya itu juga ada.' Istri saya kok di situ. Jadi memang dari awal penanganan kasus Mbak Erin, istri saya juga ikut. Kan kebetulan, alhamdulillah, istri saya sudah sarjana hukum," ungkap Sunan.
"Itu sebentar lagi juga mungkin nyusul kayak saya dan mungkin saya pensiun, mau jadi kayak kalian, lah, entertainer," lanjutnya.
Mengenai pengunduran dirinya, Sunan Kalijaga menyebut keputusan tersebut diperbolehkan ketika terdapat ketidakcocokan antara kuasa hukum dan klien. Ia juga menegaskan bahwa pengunduran dirinya bukan berarti seluruh proses penanganan sebelumnya tidak dilakukan.
"Itu diperbolehkan kok ketika memang kuasa hukum sama kliennya merasa ada ketidakcocokan, gitu kan. Ya, mengundurkan diri, antara Ibu Erin mencabut kuasa saya atau saya mengundurkan diri, itu diperbolehkan kok," jelas Sunan.
Ketika ditanya apakah Erin yang memutus kuasa atau dirinya yang mengundurkan diri, Sunan memberikan jawaban mengenai alasan keputusannya.
"Pada saat itu karena ada hal-hal yang, ya, itu internal sifatnya, ya, saya mengundurkan diri," kata Sunan.
Dengan demikian, Sunan menyebut keputusan mundur tersebut berkaitan dengan persoalan internal. Ia tidak menjelaskan secara rinci mengenai hal internal yang dimaksud.
Selain menjelaskan alasan mundur, Sunan Kalijaga juga menyinggung soal biaya jasa hukum yang sebelumnya telah dibayarkan.
Ia mengatakan sebagian biaya yang belum terpakai dikembalikan karena penanganan perkara tersebut tidak sampai pada tahap persidangan. Pengembalian tersebut disebut sebagai bagian dari profesionalisme dalam menangani perkara.
Sunan sebelumnya menegaskan bahwa meski hanya menangani perkara Erin dalam waktu kurang dari satu bulan, sejumlah tugas sebagai kuasa hukum telah dijalankan, termasuk konsultasi, pendampingan laporan polisi, pendampingan saat Erin dipanggil sebagai terlapor, hingga pembentukan tim pengacara perempuan.
(anf)