- YouTube/Ricis Official
Buntut Video Ria Ricis Batal Naik Helikopter di Bali, Arya Wedakarna: Jangan Sedikit-Sedikit Unggah ke Medsos
tvOnenews.com - Video Ria Ricis yang menceritakan pengalamannya batal naik helikopter di Bali mendapat perhatian publik.
Dalam unggahannya, Ricis mengaku merasa kurang nyaman dengan pelayanan salah satu penyedia jasa penerbangan helikopter hingga akhirnya memilih meninggalkan lokasi.
Persoalan tersebut kemudian mendapat tanggapan dari Arya Wedakarna.
Anggota DPD RI asal Bali itu meminta para wisatawan, termasuk kalangan artis, menyikapi persoalan pelayanan dengan cara yang tepat dan tidak terburu-buru membawa persoalan ke media sosial.
Ria Ricis Batal Naik Helikopter di Bali
- Instagram @riaricis1795
Ria Ricis sebelumnya berencana mengajak putrinya, Moana, menikmati pemandangan Bali dari udara.
Ia mengaku sudah melakukan pembayaran dan datang sesuai dengan waktu yang telah disepakati.
Namun, pengalaman yang diterima di lokasi membuat Ricis merasa tidak nyaman.
Ia menilai salah satu pegawai bersikap kurang ramah atau "judes" ketika memberikan pelayanan.
Ricis juga menyoroti perbedaan sikap pegawai ketika melayani wisatawan domestik dan turis asing.
Pengalaman tersebut membuatnya memutuskan membatalkan penerbangan.
Setelah meninggalkan lokasi, Ricis kemudian mencari penyedia jasa lainnya.
Ia dan Moana akhirnya tetap menikmati penerbangan helikopter menggunakan layanan Bali Copter di kawasan Nusa Dua, Bali.
Fly Bali Beri Klarifikasi
Pihak Fly Bali Heliport kemudian memberikan penjelasan mengenai kejadian yang dialami Ria Ricis. Manajemen menyampaikan permohonan maaf atas pengalaman yang membuat Ricis merasa tidak nyaman.
Menurut pihak manajemen, kondisi heliport ketika itu sedang ramai. Selain itu, penerbangan mengalami penundaan karena keterbatasan pilot yang bertugas.
Manajemen menjelaskan, hanya ada satu pilot yang bertugas pada saat kejadian karena pilot lainnya sedang membantu penanganan kebakaran hutan di Kalimantan.
Pilot yang bertugas juga sempat beristirahat untuk menunaikan shalat Zuhur sehingga jadwal penerbangan mengalami penyesuaian.
Pihak perusahaan menyebut persoalan tersebut juga berkaitan dengan komunikasi antara staf dan pihak Ricis saat menjelaskan keterlambatan, prosedur keselamatan, serta jadwal foto.
Manajemen Fly Bali menegaskan bahwa tidak ada kebijakan untuk membedakan pelayanan berdasarkan asal wisatawan.
Arya Wedakarna Soroti Kebiasaan Unggah Persoalan ke Medsos