- Instagram @israelnewbreed
Kata Wasekjen MUI Soal Rencana Konser Israel Houghton & New Breed di Indonesia
“Pernyataan ini merupakan rekam jejak publik yang wajar untuk dipertanyakan. Apakah pertunjukannya merupakan propaganda Zionisme, simbol, kampanye, penggalangan dukungan, ataupun bentuk legitimasi terhadap penjajahan dan agresi terhadap Palestina. Karena itu, kami menuntut klarifikasi yang terbuka dan dapat dipertanggungjawabkan,“ pintanya.
“Kami tidak sedang mengadili seni. Kami meminta pertanggungjawaban etis dari mereka yang menggunakan panggung seni,” sambung Wasekjen MUI itu.
- Instagram @israelhoughton
Erick Yusuf meminta agar masyarakat menahan diri terlebih dahulu untuk hadir di konser tersebut. Perlu adanya klarifikasi dan pernyataan resmi dari penyelenggara.
“Perlu yang namanya klarifikasi, bukan hanya di artisnya, artisnya harus mengklarifikasi tapi juga di penyelenggaranya — menegaskan tentang konser ini apakah steril dari propaganda zionis,“ bebernya.
“Apakah kemudian dipastikan tanpa simbol-simbol, narasi, kampanye, penggalangan dukungan misalnya atau bentuk legitimasi terhadap penjajahan dan agresi terhadap Palestina,“ tambah sang Wasekjen MUI tersebut.
“Sampai semuanya terang benderang, saya mengajak masyarakat untuk menahan diri terlebih dahulu jangan memberikan dukungan finansial terhadap acara tersebut,“ harapnya.
Sekali lagi, Dr. H. Erick Yusuf, S.Sy.,M.Pd menegaskan bahwa sikap ini bukanlah vonis terhadap salah satu pihak, melainkan bentuk dari kehati-hatian moral.
“Saya tegaskan ini bukan vonis, ini adalah kehati-hatian moral,“ pungkasnya.