- Tangkapan Layar/Nunung.63.official
Kisah Warung Makan Nunung Mendadak Sepi dan Alami Penurunan Omzet, Cerita Pernah Diteror Tanah Kuburan
Jakarta, tvOnenews.com - Warung makan milik komedian Nunung Srimulat pernah menjadi sorotan. Perhatian itu tak lepas bahwa dirinya mengungkap kondisi usaha kulinernya yang mendadak sepi.
Nunung mempunyai warung makan yang berada di Solo, Jawa Tengah. Menariknya, tempat usahanya sebelumnya sempat ramai pembeli, namun mendadak mengalami penurunan jumlah pelanggan secara drastis.
Nunung bahkan mengaku sepinya pembeli membuat tempat makan miliknya mengalami penurunan omzet yang hebat. Ia merasakan hal itu selama dua hingga tiga bulan terakhir.
Dalam pemberitaan sebelumnya, Nunung mengaku bahwa dirinya mengandalkan bayaran dari undangan sebagai bintang tamu dalam acara televisi. Ia harus sabar menunggu pembayaran tersebut karena kerap baru cair dalam kurun waktu beberapa bulan ke depan.
"Saya ini cuma menunggu. Kan kadang menjadi bintang tamu, tapi turunnya tiga bulan, dua bulan," ujar Nunung dikutip dari podcast Deddy Corbuzier, Selasa (6/10/2026).
Muncul Kejadian Tak Biasa di Warung Makan Nunung
Di tengah kondisi warung makan sepi, muncul cerita mengenai adanya kejadian di luar nalar. Ia dan keluarga sering menemukan benda yang disebut sebagai tanah kuburan.
Nunung mendapatkan informasi bahwa tanah tersebut ditemukan di sekitar area warung. Menurut pengakuannya, ia pada awalnya tidak mudah percaya dengan hal-hal yang dianggap berkaitan dengan gangguan gaib.
Komedian tersebut memilih untuk tetap berpikir positif dan meminta keluarga melakukan evaluasi terhadap usaha, termasuk memperhatikan kualitas makanan serta pelayanan kepada pelanggan.
Meski begitu, penemuan tanah tersebut disebut terjadi berulang kali. Nunung mengaku benda mencurigakan itu ditemukan di area parkir hingga bagian yang menuju halaman warung.
"Sembarang aja pokoknya tidak tahu dilempar atau apa, aku enggak ngerti. Pokoknya di halaman parkir sama mau masuk halaman joglo warung," terangnya.
Komedian bernama Tri Retno Prayudati itu juga menceritakan adanya pola yang menurutnya cukup janggal. Setelah benda tersebut dibuang, kondisi warung disebut sempat kembali ramai.
Namun, setelah beberapa waktu, muncul lagi kiriman atau temuan serupa. Kondisi tersebut membuat pihak keluarga semakin memperhatikan area usaha kuliner miliknya.
Bahkan, para pegawai disebut ikut mencari benda-benda mencurigakan ketika suasana warung sedang sepi. Meski demikian, hubungan antara penemuan tanah kuburan dan sepinya pelanggan masih sebatas dugaan serta pengalaman yang diceritakan Nunung karena tidak ada bukti yang dapat memastikan bahwa tanah tersebut menjadi penyebab turunnya jumlah pembeli.
Nunung tetap berupaya mempertahankan bisnis kulinernya. Sebelumnya, ia juga mencoba berbagai cara untuk meningkatkan penjualan, termasuk memanfaatkan layanan pesan-antar makanan.
(hap)