Detik-detik Terakhir Temon Sebelum Meninggal Terungkap, Genggam Erat Tangan Sang Istri
- Instagram @temontemplar27
Jakarta, tvOnenews.com - Kepergian komedian Simson Rarameha alias Temon meninggalkan duka mendalam bagi keluarga. Di balik kabar wafatnya akibat serangan jantung pada Minggu (12/7/2026), sang istri, Mae, mengungkap momen-momen terakhir yang dialaminya bersama Temon di rumah sakit.
Mae menceritakan, dirinya terus berada di sisi sang suami sejak menjalani penanganan di RSUD Mampang, Jakarta Selatan. Saat itu, ia hanya bisa memantau kondisi Temon melalui monitor detak jantung sambil berharap suaminya segera membaik.
"Saya tungguin, kita ngelihatin monitor aja detak jantungnya gitu. Tapi enggak lama, dia kenceng gitulah narik napas," ujar Mae di Rumah Duka Temon, di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Minggu.
Beberapa saat kemudian, Temon disebut menggenggam tangan istrinya dengan erat. Momen itu menjadi sentuhan terakhir sebelum komedian tersebut mengembuskan napas terakhir.
"Karena dia juga ditarik ternyata diambil (menghembuskan napas terakhir)," ujarnya.
Melihat kondisi suaminya yang semakin kritis, Mae langsung meminta bantuan tim medis. Dokter kemudian melakukan berbagai tindakan penyelamatan, termasuk resusitasi jantung paru (RJP).
"Dilakuin semua tindakan kan, dadanya ditekan-tekan (RJP) agak lama. Terus saya disuruh keluar nunggu. Enggak ada hasilnya," kata Mae.
Tak lama berselang, dokter memastikan nyawa Temon tidak dapat diselamatkan.
"Jadi ya memang dari pas di awalnya memang udah enggak ada sebetulnya. Jam 08.22 udah dilakukan tindakan, sampai akhirnya jam 08.37 kalau enggak salah, itu dinyatakan meninggal oleh dokter," tuturnya.
Mae juga mengungkap kondisi Temon sebelum akhirnya dilarikan ke rumah sakit. Pada Minggu pagi, suaminya baru selesai menonton pertandingan sepak bola ketika tiba-tiba mengeluhkan sakit.
Menurut Mae, Temon selama ini bukan sosok yang mudah mengeluh soal kondisi kesehatannya. Karena itu, saat sang suami meminta dibawa ke rumah sakit, ia langsung mengiyakan.
"Dia enggak pernah ngeluh. Jadi kalau buat saya, dia ngeluh sakit itu sesuatu yang udah dia enggak bisa tahan. Jadi pas dia pengen ke rumah sakit, saya bilang, ‘Ayo kita ke rumah sakit.’ Akhirnya kita ke rumah sakit," ungkap Mae.
Load more