- Threads/calistaarisha
Viral Bayi 24 Hari di Surabaya Meninggal Dunia usai Dicekoki Telur Mentah oleh Neneknya, Keluarga Pihak Ibu Enggan Damai
tvOnenews.com - Nasib tragis harus dialami oleh seorang bayi perempuan mungil yang baru berusia 24 hari di Kota Surabaya, Jawa Timur.
Bayi tersebut harus meninggal dunia usai menjalani perawatan medis secara intensif selama 3 hari di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr. Soetomo Surabaya.
Sebelum akhirnya meninggal dunia, kondisi kesehatan bayi yang diketahui bernama Alena tersebut sempat berada dalam keadaan sangat kritis akibat tindakan fatal yang dilakukan oleh nenek kandungnya sendiri.
Sang nenek nekat mencekoki Alena dengan telur mentah. Perbuatan tersebut diduga dilakukan karena sang nenek diduga kuat percaya, bahwa dengan memberikan telur mentah, demam tinggi pada tubuh sang bayi akan dapat turun secara cepat.
"Dengan berat hati aku menyampaikan Alena telah berpulang. Alena sudah tidak sakit lagi. Alena sudah jadi bidadari di sana," tulis Calista Arisha, tante korban, lewat akun Threads miliknya @calistaarisha, dikutip Minggu (11/10/2026).
- Threads/calistaarisha
Berdasarkan penuturan dan keterangan dari tante korban, kondisi fisik Alena kian memburuk secara drastis saat memasuki hari ketiga masa perawatan medis intensif di rumah sakit. Bahkan, sebelum meninggal bayi malang tersebut sempat mengalami kejang-kejang.
"Hari ini kondisi Alena sempat kejang. Ibunya juga down keingat sama apa yang dilakuin mertuanya," tulis Calista.
Demi menyelamatkan nyawa Alena yang sudah dalam kondisi sangat kritis, tim dokter rumah sakit mengambil langkah medis darurat dengan melakukan tindakan transfusi darah putih.
Kendati segudang upaya medis terbaik telah dikerahkan, nyawa Alena tetap tidak dapat diselamatkan hingga akhirnya mengembuskan napas terakhir.
Kasus yang sangat memprihatinkan ini pertama kali mencuat di platform media sosial Threads hingga akhirnya viral dan menarik perhatian luar biasa dari masyarakat luas di berbagai jejaring media sosial lainnya.
Banyak warganet yang mengutuk keras perilaku nenek korban yang dinilai sangat teledor, karena memberikan telur mentah kepada bayi yang baru berusia 24 hari tersebut.
Kendati demikian, di tengah gelombang kecaman publik, sikap lapang dada justru ditunjukkan oleh ibu kandung korban yang bernama Ariana.