- YouTube/Reyben Entertainment - Instagram @ruben_onsu
Kronologi Lengkap Video Call Ruben Onsu dengan Pria Y, Awalnya Dihubungi soal Pekerjaan
Artos menafsirkan sejumlah ucapan dalam rekaman sebagai ajakan agar Y menemani Ruben.
"Di dalam video itu ada ajakan kayak 'sini dong jadi penjaga hati aku," ungkapnya.
Artos turut mengklaim adanya pembicaraan mengenai pekerjaan dengan bayaran tertentu yang disertai permintaan untuk menemani Ruben tidur.
Rekaman Video Call Diunggah Sarwendah
Polemik video call tersebut semakin meluas setelah Sarwendah mengunggah potongan rekaman percakapan Ruben dengan seorang pria melalui akun Instagram pribadinya pada Sabtu, 10 Oktober 2026.
Unggahan tersebut muncul sehari setelah Ruben membagikan rekaman CCTV yang memperlihatkan asisten Sarwendah menyerahkan amplop putih kepada seseorang.
Dalam penjelasannya, Sarwendah menyebut pertemuan yang terekam CCTV berkaitan dengan pembicaraan mengenai kemungkinan bantuan hukum untuk persoalan harta bersama berupa rumah yang akan dilelang.
Ia juga membantah anggapan bahwa uang dalam amplop tersebut merupakan pembayaran untuk menjatuhkan Ruben atau membayar buzzer.
Sarwendah kemudian mengungkapkan bahwa Artos memperlihatkan rekaman video call Ruben dengan seorang pria. Ia menyebut Artos mengklaim Ruben pernah menggoda kekasihnya dan menawarkan sejumlah hal kepadanya.
Sarwendah membagikan empat potongan video yang memperlihatkan percakapan Ruben dengan pria tersebut. Salah satu bagian rekaman memuat ucapan mengenai ajakan menjadi penjaga hati.
Video itu kemudian memicu beragam tanggapan warganet.
Ruben Onsu Menempuh Jalur Hukum
Setelah rekaman video call tersebar di media sosial, Ruben mengambil langkah hukum.
Pada 12 Oktober 2026, Ruben melaporkan dugaan pencemaran nama baik dan/atau fitnah melalui media elektronik ke Polda Metro Jaya.
Laporan tersebut dibuat pada Minggu, 11 Oktober 2026. Ruben juga menyerahkan barang bukti berupa flash disk dan tangkapan layar unggahan Instagram yang berkaitan dengan perkara tersebut.
Pada perkembangan berikutnya, kuasa hukum Ruben, Minola Sebayang, menyampaikan bahwa kliennya juga melaporkan dua orang yang diduga terlibat dalam perekaman dan penyebaran video call tanpa izin.
Dua orang yang disebut dalam keterangan tersebut adalah Artos dan pria berinisial Y.
Menurut Minola, laporan itu berkaitan dengan dugaan perekaman percakapan tanpa izin serta penyebaran hasil rekaman ke media sosial.