news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Ilustrasi seseorang sedang atur pengeluaran bulanan pakai ChatGPT.
Sumber :
  • Ilustrated by ChatGPT

Bingung Mengatur Uang Bulanan? 5 Prompt ChatGPT Ini Bisa Bantu Rekap Keuangan

Prompt berikut ini bisa dimanfaatkan oleh pengguna untuk membantu rekap pengeluaran uang bulanan melalui platform artificial intelligence (AI) seperti ChatGPT.
Rabu, 21 Oktober 2026 - 12:15 WIB
Reporter:
Editor :

tvOnenews.com – Mengatur keuangan bulanan masih menjadi tantangan bagi banyak orang. Gaji yang baru diterima terkadang terasa cepat habis, sedangkan kebutuhan sehari-hari terus berjalan. 

Bahkan tanpa pencatatan yang teratur, pengeluaran kecil yang dilakukan berulang kali bisa membuat anggaran bulanan membengkak tanpa disadari.

Di tengah perkembangan teknologi, mengelola keuangan kini bisa dilakukan dengan lebih praktis. Salah satunya dengan memanfaatkan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) seperti ChatGPT.

ChatGPT bisa dimanfaatkan untuk membantu merekap pemasukan, pengeluaran, hingga menyusun anggaran bulanan.

Walau begitu, hasil yang diberikan ChatGPT tetap bergantung pada kelengkapan dan ketepatan informasi yang dimasukkan pengguna ke platform AI tersebut.

Maka dari itu, pengguna perlu memeriksa kembali hasil perhitungan dan tidak menjadikan ChatGPT sebagai satu-satunya dasar untuk mengambil keputusan keuangan.

Ilustrasi uang
Sumber :
  • Ilustrasi AI/ChatGPT

Lalu, bagaimana cara memanfaatkan ChatGPT untuk membantu mengatur uang bulanan? Berikut lima prompt yang bisa dicoba.

1. Prompt untuk Merekap Pemasukan dan Pengeluaran Bulanan

Langkah pertama dalam mengatur keuangan adalah mengetahui ke mana uang digunakan. Dengan mencatat pemasukan dan pengeluaran, pengguna bisa melihat kondisi keuangan secara lebih jelas.

Jika memiliki catatan transaksi dari aplikasi perbankan, dompet digital, atau buku pengeluaran, data tersebut dapat dirangkum menggunakan ChatGPT.

Berikut prompt yang bisa digunakan:

“Bantu saya membuat rekap keuangan bulanan berdasarkan data pemasukan dan pengeluaran berikut. Kelompokkan transaksi ke dalam kategori seperti kebutuhan pokok, transportasi, makan dan minum, tagihan, hiburan, belanja pribadi, tabungan, dan kategori lainnya jika diperlukan. Hitung total pemasukan, total pengeluaran, serta sisa uang pada akhir bulan. Sajikan hasilnya dalam tabel yang mudah dibaca dan jelaskan kategori pengeluaran terbesar.” 

Pengguna kemudian dapat memasukkan daftar transaksi yang telah disiapkan. Jika data sudah lengkap, ChatGPT dapat membantu menyusunnya menjadi laporan yang lebih rapi.

2. Prompt untuk Mengetahui Pengeluaran yang Paling Boros

Pengeluaran kecil seperti membeli kopi, memesan makanan secara daring, atau berbelanja impulsif ternyata bisa menjadi salah satu penyebab uang cepat habis yang tidak disadari.

Untuk mengetahui pos pengeluaran yang perlu dievaluasi, pengguna dapat meminta ChatGPT menganalisis catatan transaksi.

Prompt:

“Analisis data pengeluaran bulanan saya berikut ini. Kelompokkan pengeluaran berdasarkan kategori, urutkan dari nominal terbesar hingga terkecil, dan identifikasi pengeluaran yang berpotensi dikurangi. Bedakan antara kebutuhan pokok, kewajiban rutin, dan pengeluaran yang sifatnya opsional. Berikan lima saran penghematan yang realistis tanpa mengabaikan kebutuhan utama.” 

Dengan prompt tersebut, pengguna dapat memperoleh gambaran mengenai kategori pengeluaran yang paling banyak menyerap anggaran.

3. Prompt untuk Membuat Anggaran Bulanan dari Gaji

Setelah mengetahui pola pengeluaran, langkah berikutnya adalah menyusun anggaran yang sesuai dengan kemampuan finansial.

Anggaran bulanan membantu membagi uang ke dalam sejumlah pos agar kebutuhan utama tetap terpenuhi dan pengeluaran tidak melebihi pemasukan.

Berikut prompt yang dapat dicoba:

“Saya memiliki penghasilan bersih sebesar Rp[nominal] per bulan. Pengeluaran rutin saya meliputi [daftar pengeluaran], sedangkan kewajiban cicilan atau utang saya sebesar Rp[nominal]. Bantu saya menyusun anggaran bulanan yang realistis. Pisahkan dana untuk kebutuhan pokok, tagihan, transportasi, tabungan, dana darurat, hiburan, dan kebutuhan lainnya. Sesuaikan pembagian anggaran dengan kondisi saya, jelaskan alasannya, dan pastikan total alokasi tidak melebihi penghasilan.” 

Prompt tersebut memungkinkan pengguna mendapatkan rancangan anggaran berdasarkan kondisi keuangannya sendiri.

4. Prompt untuk Menghitung Sisa Uang hingga Akhir Bulan

Masalah yang paling sering muncul dalam pengelolaan keuangan adalah uang sudah menipis sebelum tanggal gajian berikutnya.

Untuk mengantisipasi kondisi tersebut, pengguna bisa meminta ChatGPT menghitung sisa uang dan memperkirakan batas pengeluaran harian berdasarkan informasi yang tersedia.

Prompt:

“Saat ini saya memiliki sisa uang Rp[nominal], dan masih ada [jumlah] hari sampai tanggal gajian berikutnya. Saya perlu membayar kebutuhan rutin sebesar Rp[nominal] dan memiliki kebutuhan harian seperti makan serta transportasi. Bantu hitung jumlah uang yang aman digunakan untuk kebutuhan harian setelah dikurangi kewajiban yang belum dibayar. Buat simulasi anggaran harian dan mingguan agar uang saya cukup sampai tanggal gajian. Jika anggaran tidak mencukupi, jelaskan pilihan yang bisa saya pertimbangkan.” 

Melalui prompt ini, pengguna dapat memperoleh gambaran mengenai batas pengeluaran yang lebih terukur.

5. Prompt untuk Mengevaluasi Keuangan dan Menyusun Target Tabungan

Mengatur keuangan bukan hanya tentang memastikan uang cukup sampai akhir bulan. Pengelolaan yang baik juga membantu seseorang mempersiapkan kebutuhan jangka panjang, seperti dana darurat, pendidikan, biaya pernikahan, atau pembelian barang yang sudah direncanakan.

ChatGPT dapat membantu menyusun target tabungan berdasarkan pemasukan, pengeluaran, dan tujuan yang ingin dicapai.

Prompt berikut dapat dicoba:

“Bantu saya mengevaluasi kondisi keuangan bulanan berdasarkan data pemasukan, pengeluaran, utang, dan tabungan berikut. Saya ingin mencapai target tabungan sebesar Rp[nominal] dalam waktu [jumlah] bulan. Hitung jumlah tabungan yang perlu disisihkan setiap bulan, bandingkan dengan kemampuan keuangan saya saat ini, dan buat rencana yang realistis. Jika target tersebut terlalu berat, berikan beberapa alternatif berupa penyesuaian target, jangka waktu, atau pengeluaran yang bisa dikurangi.” 

Dengan prompt tersebut, pengguna dapat melihat apakah target tabungan yang ditetapkan sesuai dengan kondisi keuangannya.

 

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

08:08
08:29
08:13
08:12
13:03
04:39

Viral