news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Komedian Sule & Konten kreator Ibnu Agung, pemilik akun TikTok Polisi Anak 84.
Sumber :
  • Kolase Istimewa & TikTok/@polisianak84

Bertemu dengan Sosok Ibnu Agung 'Polisi Anak', Sule Ungkap Alasan Tegur Nathalie Holscher usai Prank Anaknya

Komedian Sule bertemu dengan sosok Ibnu Agung, konten kreator pemilik akun "Polisi Anak 84". Ia menilai teguran ke Nathalie Holscher bentuk kekhawatirannya.
Jumat, 30 Oktober 2026 - 07:47 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Tren konten Polisi Anak 84 belakangan menjadi perbincangan di media sosial. Akun TikTok tersebut dikenal melalui video-video yang menampilkan seorang pria berpura-pura menjadi polisi untuk membantu orang tua memberikan nasihat sekaligus mendisiplinkan anak.

Pemilik akun Polisi Anak 84 itu diketahui bernama Ibnu Agung, pria asal Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel). Salah satu orang tua yang pernah menggunakan jasanya adalah Nathalie Holscher, mantan istri komedian Sule yang meminta bantuan untuk menasihati putranya, Adzam ketika sulit makan.

Namun, pendekatan tegas yang diperlihatkan Polisi Anak 84 itu justru membuat putra Sule menangis dan ketakutan setelah dinasihati dengan membawa konsekuensi hukum jika tidak menuruti perkataan orang tuanya.

Tak lama kejadian, Sule pun menghubungi Nathalie Holscher yang keberatan terhadap cara tersebut. Kemudian, sang komedian akhirnya bertemu dengan sosok di balik Polisi Anak 84 itu, sekaligus mengungkap alasan dirinya menegur mantan istrinya.

"Awalnya aku enggak tahu, mungkin iseng. Di video kan di situ, mungkin iseng atau bikin konten, enggak tahulah," ujar Sule dalam program Pagi Pagi Ambyar dikutip tvOnenews.com dari kanal YouTube Trans TV, Jumat (30/10/2026).

Sule Bukan Marah, tetapi Khawatir

Di balik itu, Sule menegaskan bahwa, responsnya bukan karena marah kepada mantan istrinya, melainkan semata-mata tidak tega melihat Adzam menangis.

Menurut Sule, dirinya khawatir cara mendisiplinkan anak dengan menggunakan ancaman sosok polisi justru menimbulkan ketakutan.

Bahkan, ia tidak menginginkan pengalaman tersebut membuat Adzam merasa kurang nyaman atau kehilangan kedekatan dengan ibunya.

"Enggak tega aja melihat anak menangis. Itu kan bahasanya 'Nanti dipenjara lho' mungkin jadi ramai beritanya karena dibilang saya marah, enggak marah sebenarnya, cuma teguran aja," terangnya.

Ia berpikir, "Lain kali janganlah seperti itu, takutnya anak kamu malah kurang nyaman sama kamu, nanti berpikir 'Kok mama gini ya' itu aja."

Pola Pengasuhan Sule Lebih Santai

Sule juga menjelaskan bahwa, dirinya lebih memilih pola pengasuhan yang santai. Ia tidak ingin mendidik anak dengan berupa memberikan kekerasan maupun ancaman.

Baginya, anak sebaiknya diberi kesempatan untuk berkembang sesuai keinginannya selama tidak melakukan sesuatu yang membahayakan.

Namun, Sule memahami bahwa Adzam memang memiliki kebiasaan sulit menelan makanan. Terkadang, makanan yang sudah masuk ke mulut justru dibiarkan tersimpan cukup lama.

"Memang Adzam kalau makan tuh susah untuk menelan, disimpan di mulut," ungkapnya.

Mengetahui reaksi Adzam yang ketakutan, Sule pun mengaku langsung menyampaikan perasaannya kepada Nathalie melalui pesan WhatsApp.

"Aku WhatsApp (Nathalie) 'Aku enggak tega lihat anak aku sampai nangis gitu. Jangan gitu aku kasihan, nanti takutnya Adzam jadi enggak suka sama kamu'. Dia (Nathalie) mah ketawa-ketawa aja," ucapnya.

Di sisi lain, Sule berharap agar momen dirinya menegur dan Adzam dilaporkan ke Polisi Anak 84 tidak dibesar-besarkan secara berlarut-larut. Hanya saja ia tidak menginginkan anaknya tak perlu dididik secara keras.

(hap)

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

08:21
14:13
09:50
04:54
08:02
14:03

Viral