Rizky Febian Kaget Diserukan "Gass Anak Kedua!" saat Lari di JRF 2026, Respons Mahalini Jadi Sorotan
- YouTube/Podkesmas
Jakarta, tvOnenews.com - Ada momen unik yang dialami penyanyi Rizky Febian saat mengikuti hari kedua Jakarta Running Festival (JRF) 2026.
Putra sulung komedian Sule tersebut terlihat berlari sembari menyanyikan lagu barunya yang berjudul "Adu Rayu".
Di tengah aktivitasnya, Iky juga sesekali membalas sapaan orang-orang di sekitarnya yang memberikan semangat atau cheering kepada para peserta.
- Tangkapan layar Instagram/rizkyfebian
Namun, ada satu sapaan yang sukses mencuri perhatian. Seorang pria yang juga mengikuti JRF 2026 menyapa Rizky Febian sambil merekam dirinya menggunakan kamera.
Pria tersebut kemudian melontarkan seruan, "Gass anak kedua!"
Mendengar ucapan itu, penyanyi yang akrab disapa Iky tersebut tampak terkejut. Meski demikian, senyum bahagia terlihat menghiasi wajahnya setelah mendengar seruan dari peserta tersebut.
Momen itu pun semakin menarik ketika rekaman Rizky Febian dibagikan melalui media sosial Instagram. Sang istri, Mahalini, langsung memberikan respons dengan menolak pernyataan tersebut.
"No no ya no no." tulis Mahali di kolom komentar.
Sebelumnya, ajang JRF 2026 sempat diwarnai kericuhan pada Sabtu (24/10/2026) pagi.
Sejumlah peserta terlihat menerobos pagar pembatas yang dipasang di sepanjang jalur lomba. Bahkan, beberapa pelari dilaporkan merobohkan pagar tersebut setelah panitia menutup jalur perlombaan.
Aksi itu diduga dipicu oleh ketidakpuasan peserta kategori Half Marathon dan 10K yang tidak berhasil menyelesaikan lomba dalam batas waktu atau Cut-Off Time (COT) yang telah ditetapkan panitia.
- Instagram @mahaliniraharja
Sebagai informasi, JRF 2026 kembali digelar pada 24–25 Oktober 2026. Tahun ini, ajang lari tersebut menghadirkan empat kategori perlombaan, yakni myBCA Jakarta Half Marathon dan Samsung Galaxy 5K yang berlangsung pada Sabtu (24/10/2026), serta HYDROPLUS Marathon dan Le Minerale pada Minggu (25/10/2026).
Pada hari pertama penyelenggaraan, sejumlah pelari dilaporkan gagal mencapai garis finis karena berbagai alasan. Kericuhan yang terjadi dalam ajang tersebut diduga berkaitan dengan sejumlah faktor, mulai dari peserta yang datang terlambat hingga pelari yang tidak mampu menyelesaikan perlombaan sesuai batas waktu yang telah ditentukan panitia.
Load more