- Pexels/Vladimir Srajber
Sejarah Halloween 31 Oktober, Berawal dari Tradisi Kuno hingga Jadi Perayaan Populer
Meski telah mengalami banyak perubahan, sejumlah tradisi Halloween masih bertahan dan menjadi ciri khas perayaan setiap 31 Oktober.
Berikut beberapa tradisi yang paling dikenal.
1. Trick-or-Treating
Trick-or-treating merupakan salah satu tradisi Halloween paling populer, terutama di Amerika Serikat.
Dalam kegiatan ini, anak-anak mengenakan kostum dan mendatangi rumah-rumah di lingkungan tempat tinggal mereka untuk meminta permen atau makanan ringan.
Mereka biasanya mengucapkan "trick or treat" ketika mengetuk pintu. Ungkapan tersebut secara harfiah merujuk pada pilihan antara memberikan hadiah atau menghadapi keisengan, meskipun dalam praktik modern kegiatan ini lebih berfokus pada pemberian permen.
Tradisi tersebut memiliki akar yang berkaitan dengan sejumlah kebiasaan lama di Eropa, termasuk praktik meminta makanan pada perayaan keagamaan tertentu.
Pada masa lalu, terdapat kebiasaan yang dikenal sebagai souling, yakni ketika orang-orang miskin meminta makanan dan menerima kue sebagai imbalan atas janji mendoakan keluarga yang telah meninggal.
Kebiasaan tersebut tidak serta-merta sama dengan trick-or-treating modern, tetapi menjadi salah satu tradisi yang diduga berkontribusi terhadap perkembangannya.
2. Mengenakan Kostum Halloween
Kostum menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari perayaan Halloween. Anak-anak maupun orang dewasa biasanya berdandan dengan berbagai karakter, mulai dari hantu, penyihir, vampir, kerangka manusia, hingga tokoh film dan superhero.
Tradisi mengenakan kostum memiliki hubungan dengan kepercayaan dan kebiasaan lama di Eropa. Pada masa lalu, penyamaran dipercaya dapat membantu seseorang menghindari atau mengelabui roh yang diyakini berkeliaran pada malam Halloween.
Seiring perkembangan zaman, makna tersebut semakin bergeser menjadi aktivitas hiburan.
Saat ini, kostum Halloween tidak selalu menyeramkan. Banyak orang memilih karakter lucu, tokoh kartun, selebritas, atau karakter populer lainnya.
Sekolah, komunitas, tempat kerja, dan pusat hiburan di sejumlah negara juga mengadakan acara kostum untuk memeriahkan perayaan tersebut.
3. Mengukir Labu atau Jack-o'-Lantern
Labu berukir dengan wajah menyeramkan merupakan salah satu simbol Halloween yang paling mudah dikenali.
Tradisi ini dikenal dengan sebutan jack-o'-lantern. Labu biasanya dilubangi, bagian dalamnya dibersihkan, kemudian diukir membentuk mata, hidung, dan mulut. Sebuah sumber cahaya dapat diletakkan di dalamnya untuk menghasilkan efek visual yang khas.