- Dibuat oleh Gemini AI
5 Tips Mengatasi Kulit Bruntusan Menurut Dokter, Jangan Asal Eksfoliasi!
tvOnenews.com - Kulit bruntusan sering membuat wajah terasa kasar dan tampak kurang mulus. Kondisi ini bisa dipengaruhi berbagai faktor, mulai dari penumpukan sel kulit mati, produksi minyak berlebih, hingga penggunaan produk skincare yang kurang sesuai. Untuk mengatasinya, ada beberapa langkah perawatan yang perlu diperhatikan.
Dokter Mariana Panjaitan, MPH, membagikan lima tips mengatasi kulit bruntusan melalui unggahan di akun TikTok pribadinya. Tips tersebut mencakup penggunaan sabun wajah yang lembut, double cleansing, eksfoliasi, hingga pemilihan kandungan skincare yang tepat.
Dr. Mariana sendiri dikenal sebagai dokter medis sekaligus edukator kecantikan yang aktif membagikan informasi seputar kesehatan kulit dan perawatan wajah di media sosial.
Berikut lima tips mengatasi kulit bruntusan menurut dr. Mariana Panjaitan.
1. Cuci Muka dengan Sabun Wajah yang Gentle
Langkah pertama untuk merawat kulit bruntusan adalah membersihkan wajah menggunakan sabun yang lembut atau gentle cleanser.
Menurut dr. Mariana, pemilihan sabun wajah perlu diperhatikan agar kulit tetap bersih tanpa membuatnya terasa kering atau tertarik setelah mencuci muka.
"Pertama cuci muka dengan sabun wajah yang gentle," ucapnya dalam unggahan TikTok pribadinya.
Penggunaan pembersih wajah yang sesuai juga menjadi bagian penting dari basic skincare. Sebaiknya, pilih produk yang cocok dengan jenis dan kondisi kulit masing-masing.
2. Lakukan Double Cleansing pada Malam Hari
Tips kedua adalah melakukan double cleansing, terutama jika wajah terpapar berbagai kotoran sepanjang hari.
Dr. Mariana menyarankan langkah ini bagi orang yang menggunakan makeup atau sunscreen seharian. Begitu juga bagi mereka yang bekerja di lingkungan dengan tingkat polusi tinggi atau banyak berkeringat.
"Kedua, kalau kamu pakai make up atau sunscreen seharian atau bekerja di area polusi tinggi atau berkeringat banyak seharian sebaiknya usahakan double cleansing di malam hari."
Double cleansing merupakan metode membersihkan wajah dalam dua tahap. Tahap pertama menggunakan pembersih berbahan dasar minyak atau produk khusus untuk mengangkat makeup dan sunscreen.
Setelah itu, wajah dibersihkan kembali menggunakan sabun wajah atau facial wash agar sisa kotoran dapat terangkat.
3. Lakukan Eksfoliasi Secara Bertahap
Eksfoliasi menjadi salah satu langkah yang disarankan untuk membantu merawat kulit bruntusan. Proses ini bertujuan mengangkat sel-sel kulit mati yang menumpuk di permukaan kulit.
Namun, dr. Mariana mengingatkan agar eksfoliasi tidak dilakukan secara berlebihan. Bagi yang baru mulai, ia menyarankan untuk mencoba satu kali dalam seminggu pada malam hari.
"Ketiga eksfoliasi. Coba dulu satu kali seminggu di malam hari," jelasnya.
Frekuensi eksfoliasi sebaiknya disesuaikan dengan kondisi dan toleransi kulit. Jika kulit terasa perih, kemerahan, kering, atau mengalami iritasi, hentikan sementara penggunaan produk eksfoliasi.
Jangan menganggap semakin sering melakukan eksfoliasi, semakin cepat pula bruntusan menghilang. Penggunaan bahan aktif secara berlebihan justru berisiko mengganggu lapisan pelindung kulit.
4. Tambahkan Retinoid atau Niacinamide
Tips berikutnya adalah mempertimbangkan penggunaan bahan aktif seperti retinoid atau niacinamide dalam rutinitas skincare.
Dr. Mariana menyarankan untuk memilih salah satu kandungan terlebih dahulu. Dengan begitu, pengguna bisa melihat bagaimana reaksi kulit terhadap bahan aktif yang digunakan.
"Keempat, untuk beruntungnya kamu bisa coba tambahkan retinoid atau niacinamide. Pilih satu saja dulu," tuturnya.
Retinoid merupakan kelompok turunan vitamin A yang dapat membantu mempercepat pergantian sel kulit dan mengatasi sejumlah masalah kulit, termasuk komedo.
Sementara itu, niacinamide merupakan bentuk vitamin B3 yang dikenal dapat membantu menjaga fungsi lapisan pelindung kulit, mengontrol produksi minyak, serta merawat tampilan kulit.
Keduanya memiliki fungsi yang berbeda. Karena itu, pemilihannya perlu disesuaikan dengan kondisi kulit. Jika baru pertama kali menggunakan bahan aktif, sebaiknya mulai secara bertahap dan perhatikan reaksi kulit.
5. Gunakan Pelembap dan Sunscreen Non-Comedogenic
Langkah terakhir adalah menggunakan pelembap dan sunscreen dengan label non-comedogenic.
Menurut dr. Mariana, pemilihan kedua produk tersebut juga penting dalam rutinitas perawatan kulit bruntusan.
"Kelima, pakai pelembap dan sunscreen yang non-comedogenic," katanya.
Non-comedogenic merupakan istilah pada produk perawatan kulit yang diformulasikan agar tidak mudah menyumbat pori-pori. Produk dengan label ini dapat menjadi pilihan bagi pemilik kulit yang rentan mengalami komedo dan bruntusan.
Pelembap berfungsi membantu menjaga kelembapan serta mendukung lapisan pelindung kulit. Sementara itu, sunscreen melindungi kulit dari paparan sinar ultraviolet yang dapat menyebabkan kerusakan kulit.
Meski demikian, label non-comedogenic bukan jaminan produk pasti cocok untuk semua orang. Tetap perhatikan komposisi dan reaksi kulit setelah menggunakannya.
Itulah lima tips mengatasi kulit bruntusan menurut dr. Mariana Panjaitan. Kuncinya adalah menjaga kebersihan wajah, tidak berlebihan melakukan eksfoliasi, memilih bahan aktif secara tepat, serta menggunakan pelembap dan sunscreen yang sesuai dengan kondisi kulit.
(anf)