News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kemendagri Siapkan Sistem Peringatan Banjir Terpadu untuk Wilayah Perkotaan

Kemendagri mengembangkan sistem informasi banjir terpadu melalui NUFReP. Targetnya, laporan banjir diverifikasi maksimal satu jam dan penanganan dilakukan
Minggu, 1 November 2026 - 00:43 WIB
Ilustrasi Kemendagri Siapkan Sistem Peringatan Banjir Terpadu untuk Wilayah Perkotaan
Sumber :
  • Gambar ilustrasi AI

tvOnenews.com - Banjir perkotaan tidak hanya menimbulkan kerusakan rumah dan infrastruktur, tetapi juga dapat mengganggu aktivitas ekonomi, transportasi, hingga pelayanan publik. 

Dalam situasi seperti ini, kecepatan pemerintah memperoleh informasi dan mengoordinasikan bantuan menjadi faktor penting untuk mengurangi dampak bencana.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Persoalannya, informasi mengenai banjir sering kali tersebar di berbagai instansi. Data mengenai potensi ancaman, wilayah terdampak, kondisi masyarakat, hingga kebutuhan bantuan tidak selalu berada dalam satu sistem yang mudah diakses bersama. 

Akibatnya, koordinasi dan pengambilan keputusan berpotensi menghadapi hambatan ketika respons cepat dibutuhkan.

Kondisi tersebut menjadi salah satu perhatian Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Pemerintah tengah membahas pengembangan sistem informasi penanganan banjir yang menghubungkan data antarlembaga, termasuk memperkuat peringatan dini. 

Salah satu target yang dibahas adalah verifikasi laporan banjir maksimal satu jam dan penanganan di lapangan paling lambat 24 jam.

Kemendagri Bahas Sistem Informasi untuk Mempercepat Respons Banjir

Kemendagri menggelar rapat identifikasi kebutuhan dan analisis pengembangan sistem informasi kebencanaan di Banjarmasin, Kalimantan Selatan, pada 29–31 Oktober 2026. Salah satu pembahasan utamanya adalah penguatan sistem informasi untuk mendukung peringatan dini dan penanganan banjir perkotaan.

Mengutip ANTARA, kegiatan tersebut menghadirkan sejumlah narasumber dari berbagai lembaga, termasuk Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), serta Kementerian Komunikasi dan Digital.

Analis Kebencanaan Ahli Muda Direktorat Pemetaan dan Evaluasi Bencana BNPB, Dr. Sesa Wiguna, menjelaskan bahwa sistem peringatan dini yang mengacu pada kesepakatan komunitas global mencakup empat komponen utama, yakni pengetahuan risiko, pemantauan, diseminasi informasi, dan aksi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Keempat komponen tersebut saling berkaitan. Informasi mengenai potensi bahaya tidak akan cukup membantu jika tidak disertai pemantauan kondisi terkini, penyampaian peringatan kepada masyarakat, serta tindakan yang harus dilakukan ketika ancaman muncul.

Dalam kajian risiko bencana, BNPB juga mengidentifikasi tiga aspek penting. Pertama, bahaya yang menggambarkan fenomena atau ancaman yang berpotensi terjadi. Kedua, kerentanan yang menunjukkan objek maupun kelompok masyarakat yang dapat terdampak. Ketiga, kapasitas yang berkaitan dengan kemampuan dan sumber daya untuk menghadapi bencana.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Prabowo Kumpulkan 250 Anggota Kadin di Hambalang, Ada Tiga Industri yang Jadi Perhatian

Prabowo Kumpulkan 250 Anggota Kadin di Hambalang, Ada Tiga Industri yang Jadi Perhatian

Presiden Prabowo menerima 250 anggota Kadin dan 400 peserta P3MDI di Hambalang. Investasi domestik hampir Rp2.000 triliun dan pengembangan industri masa depan
Top, Pemkab Majalengka Raih Penghargaan OJK Cirebon Sebagai Pemda Teraktif Program Desa EKI Sektor Wisata 2026

Top, Pemkab Majalengka Raih Penghargaan OJK Cirebon Sebagai Pemda Teraktif Program Desa EKI Sektor Wisata 2026

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Majalengka kembali membuktikan komitmennya dalam memperkuat fondasi ekonomi masyarakat. Terbaru, Pemkab Majalengka berhasil meny..
Huawei Siapkan Merek HP Baru Starlight, Ponsel Perdana Disebut Usung Layar Lebar 6,3 Inci

Huawei Siapkan Merek HP Baru Starlight, Ponsel Perdana Disebut Usung Layar Lebar 6,3 Inci

Huawei dikabarkan menyiapkan submerek Starlight dengan HP perdana berlayar lebar 6,3 inci, chip Kirin, dan harga terjangkau. Simak bocorannya.
Review Trailer Hajatan Setan, Film Horor yang Mengungkap Sisi Gelap Tradisi di Pedesaan Jawa

Review Trailer Hajatan Setan, Film Horor yang Mengungkap Sisi Gelap Tradisi di Pedesaan Jawa

Film horor Hajatan Setan menghadirkan kisah perempuan yang pulang kampung dan terjebak teror tradisi kelam. Simak sinopsis, pemain, dan daya tarik filmnya.
Samsung Garap Tablet Lipat 17 Inci, Bakal Jadi Pesaing iPad Lipat Apple?

Samsung Garap Tablet Lipat 17 Inci, Bakal Jadi Pesaing iPad Lipat Apple?

Samsung dikabarkan mengembangkan tablet lipat 17 inci yang dapat dilipat menjadi 8 inci. Simak rumor, teknologi, dan persaingannya dengan Apple
Makin Dekat Bela Timnas Indonesia, Raja Assist Super League Buktikan Kualitas dengan Bantu Kalahkan Persija

Makin Dekat Bela Timnas Indonesia, Raja Assist Super League Buktikan Kualitas dengan Bantu Kalahkan Persija

Di tengah proses naturalisasi buat bela Timnas Indonesia, Taisei Marukawa kian curi perhatian di Super League. Bintang Jepang itu kembali buktikan kualitasnya.

Trending

Kemendagri Siapkan Sistem Peringatan Banjir Terpadu untuk Wilayah Perkotaan

Kemendagri Siapkan Sistem Peringatan Banjir Terpadu untuk Wilayah Perkotaan

Kemendagri mengembangkan sistem informasi banjir terpadu melalui NUFReP. Targetnya, laporan banjir diverifikasi maksimal satu jam dan penanganan dilakukan
Huawei Siapkan Merek HP Baru Starlight, Ponsel Perdana Disebut Usung Layar Lebar 6,3 Inci

Huawei Siapkan Merek HP Baru Starlight, Ponsel Perdana Disebut Usung Layar Lebar 6,3 Inci

Huawei dikabarkan menyiapkan submerek Starlight dengan HP perdana berlayar lebar 6,3 inci, chip Kirin, dan harga terjangkau. Simak bocorannya.
Prabowo Kumpulkan 250 Anggota Kadin di Hambalang, Ada Tiga Industri yang Jadi Perhatian

Prabowo Kumpulkan 250 Anggota Kadin di Hambalang, Ada Tiga Industri yang Jadi Perhatian

Presiden Prabowo menerima 250 anggota Kadin dan 400 peserta P3MDI di Hambalang. Investasi domestik hampir Rp2.000 triliun dan pengembangan industri masa depan
Top, Pemkab Majalengka Raih Penghargaan OJK Cirebon Sebagai Pemda Teraktif Program Desa EKI Sektor Wisata 2026

Top, Pemkab Majalengka Raih Penghargaan OJK Cirebon Sebagai Pemda Teraktif Program Desa EKI Sektor Wisata 2026

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Majalengka kembali membuktikan komitmennya dalam memperkuat fondasi ekonomi masyarakat. Terbaru, Pemkab Majalengka berhasil meny..
Kisah Bumi, Bocah yang Viral Nonton Persija Jakarta Sambil Nugas Sekolah dari Tribun JIS

Kisah Bumi, Bocah yang Viral Nonton Persija Jakarta Sambil Nugas Sekolah dari Tribun JIS

Bocah bernama Bumi (7), warga Sunter Jaya, Jakarta Utara, viral karena mendukung Persija Jakarta kontra Persik sambil mengerjakan tugas sekolah dari kursi JIS.
Kondisi Terkini Cucu yang Dibakar Neneknya di Depok Gara-Gara Tidak Dijemput Diungkap Polisi, Begini Nasib Sang Nenek

Kondisi Terkini Cucu yang Dibakar Neneknya di Depok Gara-Gara Tidak Dijemput Diungkap Polisi, Begini Nasib Sang Nenek

Kasi Humas Polres Metro Depok AKP Hendra Kurniawan mengungkap kondisi terkini cucu yang dibakar neneknya di Depok. Kondisi korban yang terbakar hampir 80 persen masih mendapatkan perawatan di Rumah Sakit Fatmawati.
Naturalisasi Timnas Indonesia Berubah Arah? Orang Dalam Sebut PSSI Mulai Tinggalkan Pemain Belanda

Naturalisasi Timnas Indonesia Berubah Arah? Orang Dalam Sebut PSSI Mulai Tinggalkan Pemain Belanda

Noor Korompot menyebut pemain keturunan di Belanda bukan lagi prioritas naturalisasi Timnas Indonesia. PSSI dikabarkan melirik diaspora di lima negara lain.
Selengkapnya

Viral