news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

HP Candybar Wide Screen Bakal Jadi Tren 2027? REDMI hingga OPPO Mulai Siapkan Ponsel Layar Lebar.
Sumber :
  • Xiaomi

HP Candybar Wide Screen Bakal Jadi Tren 2027? REDMI hingga OPPO Mulai Siapkan Ponsel Layar Lebar

Tren ponsel candybar wide screen diperkirakan berkembang pada 2027. REDMI, OPPO, dan Honor dikabarkan mulai menyiapkan perangkat dengan desain layar lebih
Minggu, 1 November 2026 - 01:59 WIB
Reporter:
Editor :

tvOnenews.com - Pernah merasa layar ponsel terlalu sempit ketika digunakan untuk menonton video, membaca dokumen, atau membuka beberapa aplikasi sekaligus? 

Selama bertahun-tahun, produsen smartphone berlomba memperbesar ukuran layar, tetapi tetap mempertahankan bentuk memanjang seperti ponsel pada umumnya. Kini, arah desain tersebut mulai mendapat alternatif baru melalui konsep candybar wide screen.

Istilah candybar merujuk pada bentuk ponsel konvensional yang menyerupai batang permen, yakni perangkat dengan satu bodi utuh tanpa mekanisme lipat. 

Sementara itu, wide screen menggambarkan layar dengan proporsi lebih lebar dibandingkan smartphone biasa. Kombinasi keduanya menghasilkan ponsel yang tetap memiliki bentuk ringkas dan tidak perlu dilipat, tetapi menawarkan bidang pandang lebih luas.

Desain ini mulai menarik perhatian menjelang 2027 karena sejumlah produsen smartphone dikabarkan sedang menyiapkan perangkat dengan konsep serupa. Persaingan tidak lagi hanya berkutat pada kapasitas baterai, kemampuan kamera, atau kecepatan prosesor. 

Proporsi layar juga berpotensi menjadi salah satu pembeda produk. REDMI, OPPO, dan Honor disebut-sebut ikut mempertimbangkan tren tersebut.

Apa Itu Candybar Wide Screen dan Apa Bedanya dengan HP Biasa?

Pada umumnya, smartphone candybar memiliki bentuk layar yang cenderung memanjang ke atas. Rasio layar seperti ini dirancang agar perangkat nyaman digenggam dan digunakan dengan satu tangan. Namun, ketika dipakai untuk aktivitas tertentu, bidang pandangnya terkadang terasa terbatas.

Konsep candybar wide screen menawarkan pendekatan berbeda. Alih-alih membuat perangkat semakin tinggi, produsen mencoba menghadirkan layar dengan bentuk lebih lebar. Dengan begitu, pengguna berpotensi memperoleh ruang visual tambahan tanpa harus membuka perangkat seperti ponsel lipat.

Desain tersebut dapat memberikan keuntungan untuk sejumlah aktivitas. Ketika menonton video, layar yang lebih lebar berpotensi menghadirkan tampilan yang lebih luas. Saat membaca dokumen atau membuka halaman web, pengguna juga bisa memperoleh ruang horizontal tambahan.

Pengalaman bermain gim dan menjalankan beberapa aplikasi sekaligus turut menjadi area yang mungkin diuntungkan. Meski begitu, manfaat sebenarnya akan bergantung pada rasio layar, ukuran perangkat, serta kemampuan sistem operasi dalam menyesuaikan tampilan aplikasi.

Ada pula tantangan yang perlu diperhatikan. Layar lebih lebar belum tentu selalu nyaman untuk semua orang. Perangkat bisa menjadi lebih sulit digenggam dengan satu tangan, sementara aplikasi yang belum dioptimalkan untuk rasio berbeda berpotensi menampilkan ruang kosong atau tata letak yang kurang ideal.

Karena itu, keberhasilan desain ini tidak hanya ditentukan oleh ukuran layar. Produsen perlu memastikan keseimbangan antara kenyamanan penggunaan, dimensi bodi, daya tahan baterai, dan kompatibilitas aplikasi.

Mengapa Banyak Produsen Smartphone Mulai Melirik Desain Ini?

Munculnya ponsel candybar wide screen memperlihatkan bahwa produsen smartphone masih mencari bentuk baru untuk meningkatkan pengalaman pengguna. 

Setelah tren layar penuh, refresh rate tinggi, kamera dengan sensor besar, dan ponsel lipat, perubahan proporsi layar menjadi salah satu kemungkinan arah pengembangan berikutnya.

Ponsel lipat memang menawarkan bidang layar lebih besar, tetapi mekanisme engsel dan dua bagian bodi membuat desainnya memiliki kompleksitas tersendiri. Tidak semua pengguna membutuhkan perangkat yang bisa berubah dari ukuran ponsel menjadi tablet.

Di sisi lain, candybar wide screen berpotensi menawarkan pengalaman layar lebih luas tanpa mekanisme lipat. Konsep ini dapat menjadi pilihan bagi pengguna yang menginginkan ruang visual tambahan, tetapi tetap menyukai desain ponsel konvensional.

Menurut laporan Ximitime pada Sabtu waktu setempat, informasi mengenai pengembangan perangkat tersebut berasal dari pembocor teknologi Digital Chat Station (DCS) melalui platform Weibo. Dalam bocorannya, REDMI disebut tengah mengerjakan ponsel candybar dengan layar lebar yang ditargetkan meluncur pada 2027.

DCS juga menyebut OPPO dan Honor sebagai sejumlah produsen yang dikabarkan mengembangkan perangkat dengan konsep serupa. Bahkan, produsen smartphone besar di China disebut telah menyelesaikan persetujuan proyek dan mempercepat pengujian berbagai rancangan layar lebar.

Meski demikian, informasi tersebut masih berupa laporan pengembangan dan belum menjadi pengumuman resmi mengenai spesifikasi maupun jadwal peluncuran produk. Detail seperti ukuran layar, rasio aspek, jenis panel, hingga harga perangkat belum diungkap.

REDMI Bidik 2027, Persaingan HP Layar Lebar Makin Menarik

Tren candybar wide screen sebenarnya bukan muncul tanpa pendahulu. Huawei lebih dahulu memperkenalkan konsep ponsel dengan layar lebar melalui Pura X View. Setelah itu, sejumlah merek asal China, termasuk Coolpad, dikabarkan ikut mengembangkan perangkat dengan pendekatan serupa.

Xiaomi sendiri juga telah memasuki segmen perangkat dengan layar lebih luas melalui ponsel lipat terbarunya, Xiaomi 18 Fold, yang diperkenalkan pada September 2026.

Perangkat tersebut membawa layar eksternal berukuran 5,38 inci dan layar internal 7,58 inci. Xiaomi turut membekalinya dengan chip XRING O3, tiga kamera Leica, serta baterai berkapasitas 6.000 mAh. Saat debut di pasar China pada September 2026, perangkat itu dibanderol 10.999 yuan atau sekitar Rp28,5 juta.

Namun, Xiaomi 18 Fold dan ponsel candybar wide screen memiliki pendekatan desain yang berbeda. Perangkat lipat mengandalkan mekanisme engsel untuk memperluas layar, sedangkan candybar wide screen mempertahankan satu bodi utuh dengan proporsi layar yang lebih lebar.

Jika pengembangan REDMI benar-benar berlanjut hingga peluncuran pada 2027, Xiaomi berpotensi memiliki pilihan perangkat layar lebar dari segmen desain yang berbeda. Kehadiran OPPO dan Honor juga dapat membuat persaingan semakin ramai.

Pada akhirnya, yang menarik dari tren ini bukan sekadar perubahan bentuk layar. Produsen smartphone sedang mencari cara baru untuk menjawab kebutuhan pengguna yang semakin beragam, mulai dari konsumsi konten hingga produktivitas. 

Apakah candybar wide screen akan menjadi desain populer pada 2027 atau hanya tren sementara, jawabannya akan bergantung pada kenyamanan penggunaan dan seberapa jauh produsen mampu mengoptimalkan teknologi tersebut. (udn)

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

08:21
14:13
09:50
04:54
08:02
14:03

Viral