news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Betrand Peto dituding jadi pelaku dugaan kekerasan seksual terhadap korban berinsial AW.
Sumber :
  • Instagram @betrandpetoputraonsu/YouTube Reyben Entertainment

Trauma usai Laporkan Betrand Peto, ANW Blak-blakan soal Teror yang Dialaminya

Kasus dugaan kekerasan seksual yang dilaporkan perempuan berinisial ANW terhadap putra Ruben Onsu, Betrand Peto masih menjadi perhatian publik. Begini kabarnya.
Selasa, 3 November 2026 - 21:29 WIB
Reporter:
Editor :

tvOnenews.com - Kasus dugaan kekerasan seksual yang dilaporkan perempuan berinisial ANW terhadap putra Ruben Onsu, Betrand Peto masih menjadi perhatian publik. 

Di tengah proses hukum yang berjalan, ANW mengaku mengalami trauma setelah perkara tersebut viral dan memicu berbagai hujatan hingga teror di media sosial.

Dampaknya, ANW merasa kesulitan menjalani aktivitas sehari-hari. Ia bahkan mengaku takut membuka telepon genggam, keluar rumah, hingga sekadar membeli makanan.

Korban dugaan pelecehan seksual Betrand Peto buka suara
Sumber :
  • YouTube/Reyben Entertainment - Instagram/betrandpetoputraonsu

Pengakuan tersebut disampaikan ANW melalui rekaman pernyataan yang dikutip dari YouTube Intens Investigasi pada Selasa (3/11/2026).

"Merasa sangat syok berat atas apa yang saya alami. Apalagi setelah kasus ini viral, banyak sekali teror dan hujatan yang saya terima yang membuat saya trauma dan merasa takut," ungkap ANW.

"Saya takut untuk beraktivitas, takut melihat handphone. Saya takut keluar rumah walaupun hanya untuk membeli makan," tuturnya.

ANW Mengaku Jadi Korban Doxing hingga Takut Keluar Rumah

ANW menyebut tekanan yang dialaminya semakin berat setelah informasi pribadi mengenai dirinya tersebar di media sosial. Ia mengaku lokasi tempat tinggal, tempat kerja, hingga informasi privasi lainnya dipublikasikan tanpa persetujuan.

Korban dugaan TPKS Betrand Peto gelar konferensi pers
Sumber :
  • YouTube/Reyben Entertainment

"Doxing dan teror yang saya terima sudah sangat parah. Bahkan tempat kerja, lokasi kerja, lokasi tempat tinggal yang saya rasa aman hingga privasi saya pribadi sudah dipublikasikan secara liar," ujarnya.

Kuasa hukum ANW membenarkan bahwa kliennya masih merasakan dampak psikologis dari kasus tersebut. Meski intensitas doxing disebut mulai menurun, stigma negatif dan hujatan yang diterima masih membekas.

Untuk membantu pemulihannya, ANW sementara dipulangkan ke Solo pada Selasa (27/10/2026) agar bisa berkumpul bersama keluarga. Kuasa hukumnya menyebut kondisi ibu ANW juga ikut terdampak oleh polemik tersebut.

"Minggu lalu hari Selasa dia kami pulangkan sementara ke Solo. Karena juga ternyata bukan hanya dia yang terkena mental, ternyata ibunya juga," ungkap kuasa hukumnya.

Saat ini, ANW belum kembali bekerja karena pemulihan kondisi mental menjadi prioritas. Pihak pendamping berharap dukungan keluarga dapat membantu memulihkan suasana hati dan kepercayaan dirinya.

ANW turut menyampaikan terima kasih kepada Polda Metro Jaya, LPSK, Kementerian PPPA, Komnas Perempuan, serta komunitas yang telah memberikan dukungan.

"Semoga saya bisa mendapatkan keadilan," ucapnya.

Laporan terhadap Betrand Peto Naik ke Tahap Penyidikan

Aktor dan penyanyi, Betrand Peto
Sumber :
  • Instagram/betrandpetoputraonsu

Di sisi lain, laporan ANW terhadap Betrand Peto telah naik ke tahap penyidikan di Polda Metro Jaya sejak 27 Oktober 2026.

Penyidik Subdit 1 Direktorat Reserse PPA dan PPO telah memeriksa 11 saksi, termasuk ANW. Polisi juga mengumpulkan sejumlah barang bukti untuk mendalami laporan tersebut.

Kuasa hukum ANW mengatakan pihaknya telah menyerahkan bukti kepada penyidik. Namun, mereka memilih tidak membeberkan materi tersebut kepada publik karena menghormati proses pemeriksaan yang berlangsung.

Sementara itu, pihak Betrand Peto menyatakan siap mengikuti proses hukum. Kuasa hukumnya, Timothy Reza, menyebut pihaknya telah menerima Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP) dan menyiapkan saksi yang meringankan.

Hingga kini, perkara tersebut masih dalam tahap penyidikan. Penentuan status hukum selanjutnya bergantung pada hasil pemeriksaan dan pendalaman alat bukti oleh kepolisian. (asl)

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

08:21
14:13
09:50
04:54
08:02
14:03

Viral