- asiaone
Tertimpa Layar Raksasa, Dancer Konser Mirror di Hong Kong Kritis
Jakarta - Kabar mengejutkan datang dari boy band Canto-pop Mirror yang harus mengalami nasib sial saat mengadakan konser di Hong Kong. Dua dancernya harus kritis usai tertimpa layar raksasa saat tengah tampil di panggung.
Polisi langsung membawa kedua penari Mirror tersebut ke Rumah Sakin Queen Elizabet dan dikatakan menderita cedera leher dengan kondisi yang serius.
Akibat peristiwa tersebut, tiga penonton wanita ikut dirawat di rumah sakit lantaran syok.
Layar raksasa yang menimpa Mo Lee Kai-yin dan Chang Tsz-fung membuat keduanya tidak bisa menggerakkan anggota tubuhnya. Kepala dan paru-parunya pun ikut terluka.
Melansir dari asiaone Sabtu (30/7/2022), Lee menjalani operasi pada tulang belakangnya dan kembali ke ruang operasi lagi pada Jumat untuk prosedur delapan jam.
Prosedur itu berhasil menstabilkan tulang punggungnya, meskipun penari itu sekarang harus diintubasi karena kondisinya yang tergolong kritis.
Sedangkan Chang sudah dipulangkan pada Jumat sore karena kondisinya yang tidak terlalu parah.
Chief Executive John Lee Ka-chiu berjanji untuk melakukan penyelidikan tepat waktu dan komprehensif atas insiden tersebut, sambil berusaha keras untuk memastikan bahwa anggota keluarga salah satu korban dapat kembali dari Kanada untuk melihat orang yang mereka cintai.
"Biro Kesehatan kami telah secara proaktif menjangkau keluarganya dan mengusulkan bahwa pada saat kedatangan mereka, kunjungan ke rumah sakit diatur untuk mereka."
Penyelenggara konser juga mengumumkan pembatalan pertunjukan yang tersisa dalam seri 12 pertunjukan, meyakinkan penggemar tiket mereka akan dikembalikan.
Lee menekankan bahwa penyelidikan akan dilakukan secara cepat dan komprehensif.
"Keterlibatan (pejabat) tingkat tinggi, untuk memastikan hal-hal akan diperhatikan dan ditangani dengan tepat, juga penting," katanya.
Pihak berwenang juga mengungkapkan temuan awal mereka dari insiden yang terjadi, dengan Sekretaris Kebudayaan, Olahraga dan Pariwisata Kevin Yeung Yun-hung melakukan inspeksi awal tempat pertunjukan di Hong Kong Coliseum di Hung Hom.
"Pemeriksaan awal menunjukkan bahwa kabel logam telah putus, menyebabkan layar jatuh," kata Yeung.
"Keamanan panggung sangat penting. Sangat penting bagi para pemain," tambahnya.
Ia berjanji untuk menyelidiki masalah ini dengan satuan tugas yang dibentuk di bawah Departemen Layanan Kenyamanan dan Budaya, yang akan bekerja dengan Layanan Listrik dan Mekanik.
Yeung mengatakan penyelidikan bisa berlangsung selama beberapa minggu, dan pihak berwenang akan mendekati kelompok pertunjukan lain untuk memeriksa risiko tindakan mereka.
Dia menolak mengungkapkan identitas kontraktor yang terlibat dalam pemasangan layar bermasalah di konser Mirror.
Sementara itu, Sekretaris Tenaga Kerja dan Kesejahteraan Chris Sun Yuk-han mengatakan pihak berwenang telah memerintahkan semua aktivitas di bawah layar yang tersisa di tempat itu untuk ditangguhkan, dan bagi penyelenggara untuk bekerja dengan pejabat terkait sebelum melepas perangkat.
Petugas dari Departemen Tenaga Kerja telah mengunjungi tempat tersebut untuk mengumpulkan bukti dan akan melakukan tindakan penegakan hukum, termasuk mengajukan tuntutan di bawah Undang-undang Keselamatan dan Kesehatan Kerja jika perlu.
Yeung mengatakan para ahli akan memeriksa kabel suspensi yang dimaksud dan memastikan apakah insiden itu berpusat pada prosedur operasional atau bahan dari kabel.
"Kami akan memulai penyelidikan yang sangat rinci dengan dukungan departemen terkait dan beberapa profesional untuk memastikan kami menyelidiki lebih dalam penyebab insiden itu."
"Ini adalah tanggung jawab dan tekad kami untuk memastikan kejadian serupa tidak akan terjadi lagi," jelasnya.
MakerVille, yang mengelola grup Mirror ViuTV lainnya sebagai cabang bisnis hiburan dari perusahaan telekomunikasi PCCW, dan penyelenggara acara Music Nation mengatakan dalam sebuah pernyataan terbaru bahwa mereka bekerja dengan pihak berwenang, serta kontraktor dan subkontraktor di belakang struktur panggung, untuk melakukan penyelidikan menyeluruh.
Harga saham PCCW, yang terdaftar di bursa saham Hong Kong turun 0,7 persen atas insiden tersebut. (ree)