- ANTARA
Hukum dan Praktik dari Shalat Tarawih
Jakarta, tvOnenews.com - Shalat tarawih adalah shalat khusus pada malam bulan Ramadhan yang dilaksanakan setelah shalat Isya’ dan sebelum shalat witir. Salah ini merupakan salah satu praktik untuk menghidupkan malam Ramadhan.
Shalat tarawih memiliki keutamaan-keutamaan yang landasannya ditemukan dalam hadis Rasulullah. Salah satu hadis yang menjelaskan bahwa tarawih dapat mengampuni dosa yang telah lampau. Berikut ini dari hadits tersebut.
Nabi Muhammad SAW bersabda:
مَنْ قَامَ رَمَضَانَ إيمَانًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ
“Barangsiapa ibadah (tarawih) di bulan Ramadhan seraya beriman dan ikhlas, maka diampuni baginya dosa yang telah lampau” (HR al-Bukhari, Muslim, dan lainnya).
(ant)
Selain hadis di atas, ada juga hadis lain yang mengatakan bahwa tarawih dapat menghapuskan dosa, seperti hadis di bawah ini.
عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ: كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يُرَغِّبُ فِي قِيَامِ رَمَضَانَ مِنْ غَيْرِ أَنْ يَأْمُرَهُمْ فِيهِ بِعَزِيمَةٍ فَيَقُولُ مَنْ قَامَ رَمَضَانَ إِيمَانًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ
Artinya: “Dari Abi Hurairah radliyallahu 'anh Rasulullah gemar menghidupkan bulan Ramadhan dengan anjuran yang tidak keras. Beliau berkata: ‘Barangsiapa yang melakukan ibadah (shalat tarawih) di bulan Ramadhan hanya karena iman dan mengharapkan ridha dari Allah, maka baginya di ampuni dosa-dosanya yang telah lewat” (HR Muslim).
Mengenai dosa yang terampuni, dikutip dari NU online pada Kamis (23/3/203), ada dua pendapat yang berbeda.