- YouTube
Awas! Masih Suka Pamer Doa di Media Sosial? Simak Dulu Hukumnya Menurut Buya Yahya
tvOnenews.com - Seiring berkembangnya teknologi media sosial, tak jarang ditemui netizen yang mengunggah berbagai macam doa melalui akun masing-masing.
Pemandangan unggahan doa di dunia maya menjadi bukan hal yang asing lagi dan terkadang sudah menjadi kebiasaan.
Sebagai seorang Muslim, tentu harus mengetahui hukum dari suatu tindakan terlebih dahulu sebelum melakukannya.
Lantas apa hukumnya pamer doa di media sosial menurut Buya Yahya?
Apakah pamer doa di media sosial sama seperti riya dan memamerkan ibadah kepada orang lain?
Atau justru bagus karena mengajak orang lain untuk berdoa di media sosial?
Seperti dilansir tvOnenews.com dari kanal YouTube Al Bahjah TV, berikut ulasan Buya Yahya tentang hukum berdoa di media sosial.
Berkaitan dengan masalah ini, Buya Yahya justru mempertanyakan tentang istilah pamer doa.
"Enggak ada masalah, pamer doa tuh gimana sih maksudnya, mendoakan bukan pamer doa," ujar Buya Yahya.
"Misalnya anda di medsos mengatakan semoga Allah berikan kepada kita segala kebaikan, kan doa, masa pamer," lanjutnya.
Bagi Buya Yahya, jika ada seseorang yang menuliskan doa-doa di media sosial maka itu bukanlah sebuah tindakan pamer.
Justru itu adalah bentuk untuk mendoakan orang lain menurut Buya Yahya.
"Apa maksud pamer doa, mendoakan orang apa pamer doa," kata Buya Yahya.
Bahkan menurut Buya Yahya, mendoakan seseorang di media sosial itu justru jauh lebih bagus daripada mengisi akun medsos dengan unggahan yang tidak bermanfaat.
"Kami duga bahwa di medsos kalau kita penuhi dengan kalimat doa itu hal yang mulia daripada anda harus memberikan foto yang enggak-enggak, link video yang ngaco," jelasnya.
Itu sebabnya menurut Buya Yahya berdoa di media sosial tak menjadi masalah.
"Maka doa adalah sah-sah saja," tegasnya.
"Pamer doa boleh di sosial media, mendoakan di sosial media," sambungnya.
Misalnya dengan menulis di pagi hari semoga Jumat penuh berkah, Allah melapangkan rezeki, atau keluarga sakinah mawadah.
Sementara itu, Buya Yahya tetap menyarankan untuk membaca terlebih dahulu kalimat doa yang ada di media sosial sambil dinikmati sebelum mengaminkan.