- ANTARA
Takbir Idul Fitri Boleh Rekaman? Ustaz Adi Hidayat: Pakai Suara Asli Agar dapat Pahala
Jakarta, tvOnenews.com - Hari Raya Idul Fitri tinggal menghitung hari, kemenangan akan segera diraih. Salah satu bentuk antusiasme warga Indonesia dalam menyambut Idul Fitri adalah dikumandangkannya takbir usai adzan Isya hingga tiba shalat di pagi hari.
Lantas apa makna Takbir saat Idul Fitri?
Ustaz Adi Hidayat menjelaskan bahwa takbir adalah ekspresi kebahagiaan dari seorang muslim.
“Takbir itu ekspresi kemenangan, takbir itu ekspresi kesuksesan,” jelas Ustaz Adi Hidayat sebagaimana dikutip dalam kanal YouTubenya pada Senin (17/4/2023).
Ustaz Adi Hidayat menjelaskan bahwa hal itu diambil dari kata Hudan yang diungkapkan dengan takdir.
Ilustrasi (ant)
“Hudan ini mengantarkan kita pada derajat muflihun, yakni orang yang sukses orang yang menang, orang yang bahagia, akar katanya aflah. Akar dari ini adalah falahun, falah punya arti sukses menang bahagia,” katanya.
Ustaz Adi Hidayat kemudian menjelaskan bahwa sebenarnya setiap hari sebanyak lima kali kita sudah diajak sukses oleh Allah SWT melalui ajakan shalat.
“Bukanlah saat shalat kita ucapkan Allahu Akbar berkali-kali? Maka itu artinya Allahu Akbar bukan hanya diucapkan di lisan tapi sebagai syiar kemenangan, kesuksesan dan kebahagian,” kata Ustaz Adi Hidayat.
Dengan adanya takbir yang diucapkan dalam shalat, seakan-akan Allah membimbing kita untuk sukses melalui shalat.
Ilustrasi (ant)
“Karena saat Ramadhan digandakan semua, maka karena itu setelah selesai Ramadhan, takbirnya makin banyak kita ucapkan,” tandas Ustaz Adi Hidayat.
Hal itu karena menurut Ustaz Adi Hidayat, begitu banyak kenikmatan yang kita raih saat Hari Raya Idul Fitri.
“Itu yang menjadikan kata Allah ayo banyakin takbir, makanya sahabat-sahabat nabi banyak bertakbir,” ujar Ustaz Adi Hidayat.
Dalam riwayat Al mustadrak karya imam Al hakim an naisaBuri nomor hadits 1106 dikisahkan sahabat nabi yang selalu bertakbir.
“Disebut sahabat Nabi Ibnu Umar RA ingin datang ke tempat shalat masih bertakbir, terus tiap sore bertakbir. Perbanyak perbanyak terus,” kata Ustaz Adi Hidayat.
Oleh karenanya dianjurkan takbir tidak menggunakan kaset, namun dilafadzkan langsung agar setiap muslim mendapatkan pahala.
Ilustrasi (tim tvOne)
Lafadz Takbir yang Dianjurkan
Berikut kalimat takbir yang dianjurkan oleh Ustaz Adi Hidayat.
2 Kali Takbir
اَللهُ أًكْبَرُ اَللهُ أَكْبَرُ، لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَاللهُ أَكْبَرُ، اَللهُ أَكْبَرُ وَلِلَّهِ اْلحَمْدُ.
“Allaahu akbar allaahu akbar allaahu akbar. laa ilaaha illallaahu wallaahu akbar. Allaahu akbar wa lillaahil-hamd.”
Artinya: “Allah Maha Besar, Allah Maha Besar, Tiada Tuhan melainkan Allah dan Allah Maha Besar, Allah Maha Besar dan bagi Allah-lah segala puji.”
3 Kali Takbir
اَللهُ أًكْبَرُ اَللهُ أَكْبَرُاَللهُ أًكْبَرُ، لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَاللهُ أَكْبَرُ، اَللهُ أَكْبَرُ وَلِلَّهِ اْلحَمْدُ.
Allahuakbar Allahuakbar Allahuakbar laa ilaaha illallaahu wallaahu akbar. Allaahu akbar wa lillaahil-hamd.
Artinya:
“Allah Maha Besar, Allah Maha Besar, Allah Maha Besar. Tiada Tuhan melainkan Allah dan Allah Maha Besar, Allah Maha Besar dan bagi Allah-lah segala puji.”
“Liat ujungnya kami memuji ya Allah, terimakasih ya Allah kami menang atas nafsu kami,kami bahagia,” kata Ustaz Adi Hidayat. (put)