news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Pemakaman Baqi di Madinah, Arab Saudi.
Sumber :
  • ANTARA

Mengenal Ali Zainal Abidin, Ahlul Bait yang Selamat dari Tragedi Karbala, Buya Yahya: Itulah Keturunan Imam Al-Husein, Para Habaib

Dalam tragedi Karbala, dimana cucu kesayangan Rasulullah SAW, Sayyidina Husein dibunuh, ada seorang Ahlul Bait yang selamat, ia adalah Imam Ali Zainal Abidin.
Jumat, 28 Juli 2023 - 01:04 WIB
Reporter:
Editor :

Namun setelah melahirkan beliau, ibundanya Syahzanan meninggal dunia.

Ibu dari Imam Ali Zainal Abidin adalah seorang putri Persia.

Ketika beliau lahir, sang kakek yakni Sayyidina Ali bin Abi Thalib langsung memberi nama yang sama dengan dirinya.

Ali Zainal Abidin diberi gelar As-Sajjad karena beliau banyak bersujud.

Pemandangan yang mengerikan di Karbala tak pernah lepas dari mata hati Ali Zainal Abidin.

Selama dua puluh tahun lamanya Ali Zainal Abidin menangisi Karbala.

Bahkan ketika dihidangkan makanan, Ali Zainal Abidin berkata “Bagaimana aku bisa makan, padahal Abu Abdillah dibunuh dalam keadaan lapar,”.

Beliau selalu terkenang pada ayahnya, saudaranya, paman dan 17 orang anak paman-pamannya.

Namun duka yang sangat mendalam itulah yang membuatnya mengingat pesan terakhir dari ayahnya.

Setelah perang Karbala, Ali Zainal Abidin tinggal di Madinah.

Ali Zainal Abidin memilih untuk mengungkapkan kepedihan hatinya dalam ibadah dan munajat.

Ali Zainal Abidin selalu beribadah lama-lama hingga bekas-bekas shalat tampak di kulitnya.


Pemakaman Baqi, dimana Tempat Imam Ali Zainal Abidin Dimakamkan (ANTARA)

Tragedi Karbala, Saat Sayyidina Husein dan Para Ahlul Bait Mati Syahid

Karbala adalah saksi bisu terbunuhnya Sayyidina Husein atau Imam Husein, cucu kesayangan Nabi Muhammad SAW.

Buya Yahya menjelaskan bahwa awal mula tragedi tersebut adalah saat pemerintahan Yazid.

“Cerita ini bermula dari perpindahan kekuasaan, dari Muawiyah kepada Yazid,” tandas Buya Yahya.

Sebelumnya, Sayyidina Hasan, kakak dari Sayyidina Husein memberikan kekuasaannya kepada Muawiyah.

Hal itu demi menghindari pertumpahan darah.

“Imam Hasan dan Imam Husein adalah dua sosok yang berbeda. Akan tetapi tujuannya adalah sama-sama Mulia,” kata Buya Yahya.

Kata Buya Yahya hal itu bahkan pernah diisyaratkan oleh Rasulullah SAW. 

Sayyidina Hasan inilah yang akan menyelamatkan dua kelompok. Bertikai sehingga dengan cucuku ini akan terhindar perpecahan darah,” ujar Buya Yahya. 

Dan itulah yang dilakukan oleh Imam Hasan yakni menyerahkan kepemimpinan kepada Muawiyah. 

“Saat Muawiyah menerima kepemimpinan dari Imam Hasan. Berkata Muawiyah wahai Hasan, engkau adalah yang akan menjadi pemimpin setelahku nanti,” kata Buya Yahya. 

Berita Terkait

1
2
3 4 5 6 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

01:28
06:55
12:51
01:45
06:58
03:41

Viral