- tim tvOnenews
Memangnya Bersalaman Setelah Salat ada Dalilnya? Ustaz Adi Hidayat Jelaskan Hal ini, Katanya Ternyata...
tvOnenews.com - Dalam salah satu kajiannya, Ustaz Adi Hidayat menyampaikan hukum bersalaman setelah salat fardhu.
Banyak orang mengajak bersalaman selesai mereka mengerjakan salat, terutama pada saat selesai salat fardhu.
Lantas bagaimana hukum bersamalan setelah salat fardhu menurut syariat Islam, apakah diperbolehkan atau tidak?.
Simak penjelasan Ustaz Adi Hidayat tentang hukum bersalaman setelah salat fardhu berikut ini.
Ustaz Adi Hidayat pertama-tama menerangkan dalil tentang hukum bersalaman setelah salat fardu.
"Anda selsai salat mengucapkan assalamualaikum. Dalil dan contoh ada, apa itu? Begitu selesai salat, tiba-tiba disodorkan tangan untuk salaman kanan dan kiri, boleh tidak?," tutur Ustaz Adi Hidayat.
Disebutkan dalilnya dalam Quran Surat An-Nisa ayat 103.
QS. An-Nisa ayat 103.
فَاِذَا قَضَيْتُمُ الصَّلٰوةَ فَاذْكُرُوا اللّٰهَ قِيَامًا وَّقُعُوْدًا وَّعَلٰى جُنُوْبِكُمْ ۚ فَاِذَا اطْمَأْنَنْتُمْ فَاَقِيْمُوا الصَّلٰوةَ ۚ اِنَّ الصَّلٰوةَ كَانَتْ عَلَى الْمُؤْمِنِيْنَ كِتٰبًا مَّوْقُوْتًا
Artinya: "Selanjutnya, apabila kamu telah menyelesaikan salat(mu), ingatlah Allah ketika kamu berdiri, pada waktu duduk dan ketika berbaring. Kemudian, apabila kamu telah merasa aman, maka laksanakanlah salat itu (sebagaimana biasa). Sungguh, salat itu adalah kewajiban yang ditentukan waktunya atas orang-orang yang beriman."
"Maka jika Anda tuntas mengerjakan salat, berdzikirlah kepada Allah SWT, dalam hadist Muslim 593. Astafirullah, astagfirullah, astagfirullah," terang Ustaz Adi Hidayat.
Ustaz Adi Hidayat juga menerangkan untuk menentukan boleh apa tidaknya bersalaman setelah salat, jangan hanya melihat satu bagian dari kalimat tapi maknanya dalam.
Menurut penjelasan Ustaz Adi Hidayat, boleh dan tidak jangan asal bicara soal syariat, ini boleh ini tidak.