- Kolase Tim tvOnenews
Akibat Mendahului Imam Dalam Salat Berjamaah, Ustaz Abdul Somad Bilang Kalau Dalam Kubur....
tvOnenews.com - Dalam melaksanakan salat berjamaah, tentunya ada aturan terkait imam dan makmum dalam melaksanakannya.
Hal ini dikarenakan salat berjamaah lebih diutamakan dan memiliki pahala yang lebih besar dibanding salat sendirian.
Namun perlu diketahui bahwa, ada aturan-aturan yang harus ditaati oleh makmum agar salat berjamaah yang dilakukannya sah, sempurna dan mendapat pahala.
Salah satu aturan yang tidak dibolehkan yaitu makmum tidak boleh mendahului gerakan imam pada saat salat berjamaah.
Menurut beberapa Ulama, seorang makmum yang mendahului imam, bisa mendatangkan azab bagi yang melakukannya.
Bahkan jika makmum mendahului salamnya imam, maka salatnya tidak sah kecuali ada alasan yang mendesak seperti ingin buang hajat dan lain sebagainya.
Pada mulanya, Ustaz Abdul Somad atau kerap disapa UAS menjawab pertanyaan jamaah terkait hukum perbedaan salat subuh dan soal makmum yang mendahului imam.
Ustaz Abdul Somad menjelaskan perbedaan teknis dalam salat yang kerap terjadi perbedaan, terutama pada saat melaksanakan salat subuh.
"Masalah salat subuh, persoalan teknisnya tidak usah dipermasalahkan," ujar Ustaz Abdul Somad, dilansir dari YouTube Muslim, Kamis (21/09/23).
Hal ini berkaitan dengan perbedaan salat subuh NU yang menggunakan doa qunut, Muhammadiyah yang tanpa qunut.
Meski demikian, dalam mazhab apapun, Ustaz Abdul Somad sepakat bahwa yang terpenting adalah salat subuh itu merupakan kewajiban, terlepas dari masalah teknis pelaksanaannya.
Hukum Makmum Mendahului Imam Saat Salat Berjamaah
Ustaz Abdul Somad justru menekankan bahwa yang terpenting dalam salah adalah, jamaah tidak mendahului imam.
"Tapi bagian teknisnya, ada yang pake usholli, ada yang bismillahnya keras, ada yang bismillahnya syir, ada yang sebelum baca ayat baca basmallah," ujar Ustaz Abdul Somad.
"Ada yang sebelum ayat langsung baca saja. Ada yang pake qunut subuh, ada yang gak pake qunut subuh, yang penting ikut imam. Betul," sambungnya.
Meski demikian, beberapa Ulama besar berbeda pendapat terkait hukum mendahului imam saat salat berjamaah.
Ada yang mengatakan salatnya harus mengulang, ada juga yang mengatakan bahwa salatnya tetap dihitung sah.
Namun Ustadz Abdul Somad mengatakan dengan tegas jika imam itu ada untuk diikuti dan bukan didahului.
"Jangan sampai gak ikut imam. Imam diangkat untuk diikuti, bukan untuk disamai, bukan untuk didahului," pungkas Ustaz Abdul Somad.
Ustadz Abdul Somad bahkan menegaskan bahwa ada azab kelak di hari kebangkitan bagi makmum yang suka mendahului imam dalam salat berjamaah.
"Siapa yang mendahului imam, maka bangkit di hari kuburnya di padang mahsyar dalam keadaan kepalanya keledai," tegas UAS.
Wallahu a'lam bish-shawab.
(udn)
Baca artikel tvOnenews.com terkini dan lebih lengkap, klik google news.