news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Waktu Terbaik untuk Shalat Dhuha.
Sumber :
  • Istockphoto

Ini Tiga Waktu Pembagian Shalat Dhuha, Ustaz Adi Hidayat Ingatkan Ada Fadhilah Senilai Pahala Haji dan Umrah

Waktu shalat dhuha terbentang sejak matahari terbit hingga sesaat sebelum dzuhur. Ustaz Adi Hidayat jelaskan salah satu fadhilahnya adalah pahala haji dan umrah
Senin, 2 Oktober 2023 - 07:30 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Waktu shalat dhuha terbentang sejak matahari terbit hingga sesaat sebelum dzuhur.

Dalam rentang waktu tersebut, shalat dhuha terbagi dalam tiga waktu.

Kemudian Ustaz Adi Hidayat menjelaskan bahwa setiap waktu shalat dhuha itu memiliki fadhilah yang berbeda-beda.

Beberapa fadhilah shalat dhuha antara lain pahala haji dan umrah, menjauhkan dari musibah hingga memudahkan kelimpahan rezeki.

Lantas bagaimana pembagian waktu dhuha yang dimaksud oleh Ustaz Adi Hidayat itu?

Awal Dhuha

Ustaz Adi Hidayat menjelaskan bahwa waktu shalat dhuha terbagi tiga dan setiap waktu itu memiliki kemuliaan sendiri.

“Shalat dhuha itu waktunya dimulai sejak waktu syuruq, saat perjalanan matahari yang bergerak dari terbit sampai berada di posisi tempat terbitnya sampai bergeser lagi sekira bayangan itu  1 tombak,” ujar Ustaz Adi Hidayat sebagaimana dikutip dari kanal YouTube Adi Hidayat Official pada Senin (2/10/2023).

Waktunya bernama syuruq, pergerakan mataharinya namanya isyraq, matahari berada di porosnya disebut masyriq.

“Saat bayangan matahari 1 tombak inilah waktu syuruq atau awal dhuha,” kata Ustaz Adi Hidayat.

“Awal dhuha, tarik 1 jam setelah shalat subuh, kurang lebih 1 jam paling cepat, awal syuruq 6.30 boleh nambah 15 menit tak ada masalah,” jelas Ustaz Adi Hidayat.

Adapun kemuliaan yang ada di awal dhuha ini antara lain dikatakan oleh Ustaz Adi Hidayat tercantum dalam hadits At-Tirmidzi.

“Siapa menunaikan shalat subuh dengan jamaah atau di hadits lain dikatakan di masjid, lalu dia tidak langsung beranjak, dia berdzikir dulu hingga sampai tiba awal dhuha, kemudian dia shalat di awal dhuha itu, maka ia dapat pahala senilai haji dan umrah,” jelas Ustaz Adi Hidayat.

Namun Ustaz Adi Hidayat mengingatkan bahwa hal tersebut jangan dipahami dengan kalimat bahwa jika shalat syuruq artinya sudah haji dan umrah.

“Ini senilai pahala haji dan umrah tapi belum tentu dapat kemuliaan shalat di masjidil haram masjid nabawi,” kata Ustaz Adi Hidayat.

Namun pahala mengerjakan shalat syuruq itu pahalanya baik yakni seperti mengerjakan haji dan umrah.

Berita Terkait

1
2 3 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

05:50
05:20
07:41
02:19
00:36
05:45

Viral