news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Shalat Dhuha Kok Siang? Ternyata Kata Ustaz Adi Hidayat Fadhilah Rezeki Ada di Akhir Dhuha.
Sumber :
  • Tangkapan Layar/YouTube Adi Hidayat Official

Masih Bolehkah Shalat Dhuha Meski Sudah Jam 11 Siang? Ustaz Adi Hidayat: Bisa Sampai 8 Rakaat

Shalat dhuha adalah ibadah yang dilakukan setelah matahari terbit. Jika sudah siang, misalnya jam 11 apakah masih bisa shalat dhuha? Ini kata Ustaz Adi Hidayat.
Selasa, 3 Oktober 2023 - 10:43 WIB
Reporter:
Editor :

Awal Dhuha, Fadhilah Senilai Pahala Haji dan Umrah


Ka'bah dari Balik Al-Qur'an (pixabay/chazaib)

Ustaz Adi Hidayat menjelaskan bahwa waktu shalat dhuha terbagi tiga dan setiap waktu itu memiliki kemuliaan sendiri.

“Shalat dhuha itu waktunya dimulai sejak waktu syuruq, saat perjalanan matahari yang bergerak dari terbit sampai berada di posisi tempat terbitnya sampai bergeser lagi sekira bayangan itu  1 tombak,” ujar Ustaz Adi Hidayat.

Waktunya bernama syuruq, pergerakan mataharinya namanya isyraq, matahari berada di porosnya disebut masyriq.

“Saat bayangan matahari 1 tombak inilah waktu syuruq atau awal dhuha,” kata Ustaz Adi Hidayat.

“Awal dhuha, tarik 1 jam setelah shalat subuh, kurang lebih 1 jam paling cepat, awal syuruq 6.30 boleh nambah 15 menit tak ada masalah,” jelas Ustaz Adi Hidayat.

Adapun kemuliaan yang ada di awal dhuha ini antara lain dikatakan oleh Ustaz Adi Hidayat tercantum dalam hadits At-Tirmidzi.

“Siapa menunaikan shalat subuh dengan jamaah atau di hadits lain dikatakan di masjid, lalu dia tidak langsung beranjak, dia berzikir dulu hingga sampai tiba awal dhuha, kemudian dia shalat di awal dhuha itu, maka ia dapat pahala senilai haji dan umrah,” jelas Ustaz Adi Hidayat.

Namun Ustaz Adi Hidayat mengingatkan bahwa hal tersebut jangan dipahami dengan kalimat bahwa jika shalat syuruq artinya sudah haji dan umrah.

“Ini senilai pahala haji dan umrah tapi belum tentu dapat kemuliaan shalat di masjidil haram masjid nabawi,” kata Ustaz Adi Hidayat.

Namun pahala mengerjakan shalat syuruq itu pahalanya baik yakni seperti mengerjakan haji dan umrah.

“Berpeluang dapat surga dan rahmat Allah SWT, berpeluang merubah perilaku jadi lebih baik,” jelas Ustaz Adi Hidayat.

Hal ini karena makna dari kata Al Birru adalah perubahan dari sifat kurang baik jadi baik.

“Ketika melekat pada pelakunya haji mabrur, nah orang yang belum bisa haji dan umrah konsisten shalat syuruq awal dhuha, karena dapat bisa merubah jadi lebih baik,” kata Ustaz Adi Hidayat.

Berita Terkait

1
2
3 4 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

07:13
11:10
01:12
00:54
01:18
00:59

Viral